Seperti Apa Gerakan Bayi di Dalam Kandungan pada Trimester Kedua?

9 Maret 2022 9:51 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi di dalam kandungan pada trimester kedua kehamilan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi di dalam kandungan pada trimester kedua kehamilan. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Gerakan bayi di dalam kandungan yang biasa disebut dengan quickening adalah tanda bahwa kehamilan berjalan dengan sehat. Sebenarnya, janin sudah mulai bergerak di dalam rahim ibu sejak trimester pertama, tepatnya pada minggu ke 7-8 kehamilan saat tulang-tulang di tubuhnya mulai terbentuk.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, umumnya gerakan bayi di dalam kandungan baru bisa dirasakan ibu pada trimester kedua kehamilan. Lantas, seperti apa gerakan bayi di dalam kandungan pada trimester kedua?

Gerakan Bayi di Dalam Kandungan pada Trimester Kedua

Ilustrasi janin 22 Minggu. Foto: Shutter Stock
Sebagian besar ibu hamil akan merasakan gerakan bayi di dalam kandungan untuk pertama kalinya pada trimester kedua kehamilan, sekitar minggu ke 18 hingga 22. Tapi, beberapa dari mereka juga bisa merasakannya lebih awal pada minggu ke 13 kehamilan. Hal ini dijelaskan oleh dokter kandungan di Women's Hospital di Boston, James Greenberg, MD, seperti dikutip dari What to Expect.
Gerakan bayi di dalam kandungan pada trimester kedua digambarkan seperti kepakan sayap kupu-kupu saat terbang, seperti yang dirasakan ketika seseorang sedang gugup. Ibu hamil mungkin juga merasakan gerakan seperti ombak di perutnya, seolah-olah ada ikan kecil yang berenang di sana.
ADVERTISEMENT
Sensasi kedutan pada perut ibu hamil juga menjadi tanda bahwa si kecil sedang aktif bergerak di dalam rahim. Selain itu, gerakan bayi di dalam kandungan juga akan semakin intens seiring usia kehamilan. Misalnya pada bulan keenam kehamilan, tendangan dan pukulan bayi akan lebih kuat bahkan disertai dengan rasa tusukan, sehingga membuat ibu kerap tersentak atau kaget.
Ilustrasi gerakan bayi di dalam kandungan. Foto: yucelyilmaz/Shutterstock
Umumnya, ibu hamil akan lebih sering merasakan gerakan bayi ketika mereka sedang dalam keadaan santai seperti tidur pada malam hari. Sebab, pada siang hari, gerakan tubuh ibu yang mungkin cukup sibuk justru akan membuat bayi di dalam kandungan tertidur. Jadi, tak perlu kaget bila waktu tidur Anda akan mulai terganggu, Moms.
Ibu juga perlu paham bahwa berbagai gerakan yang dibuat bayi di dalam kandungan sebenarnya membantu si kecil mempersiapkan diri untuk kehidupan di luar rahim. Justru, jika ibu hamil tidak kunjung merasakan gerakan bayi saat perutnya kian membesar, ini bisa menandakan adanya masalah pada kehamilan Anda, Moms.
ADVERTISEMENT