Kumparan Logo

Seperti Apa Rasanya Kontraksi Jelang Melahirkan?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seperti Apa Rasanya Kontraksi Jelang Melahirkan? Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Seperti Apa Rasanya Kontraksi Jelang Melahirkan? Foto: Shutterstock

Kontraksi biasanya menjadi salah satu tanda ibu akan melahirkan. Ya Moms, kontraksi asli umumnya terjadi di usia kehamilan 37 minggu ke atas dengan pola waktu atau interval kontraksi yang berlangsung secara teratur. Dari yang mulanya jarang, kemudian lama-kelamaan menjadi sering dan intens.

"Biasanya 15 menit sekali timbul kontraksi. Makin lama, makin pendek intervalnya. Bahkan bisa terjadi 1 menit atau lebih," kata Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dr. Eric Kasmara, SpOG beberapa waktu lalu.

Tapi sebenarnya, seperti apa rasanya kontraksi jelang melahirkan? Apakah benar rasanya mirip dengan kram menstruasi? Yuk, temukan jawabannya di sini.

Seperti Apa Rasanya Kontraksi Jelang Melahirkan? Foto: Thinkstock

Kontraksi Jelang Melahirkan, Seperti Apa Rasanya?

Mengutip Romper, memang banyak orang yang bilang bahwa kontraksi persalinan mirip dengan kram saat menstruasi atau haid. Tapi sebenarnya, kontraksi ini terasa lebih hebat dibandingkan kram perut biasanya.

Saat kontraksi berlangsung, perut pun seolah terasa seperti kembung sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman. Apabila rasa 'begah' itu tak kunjung menghilang meski ibu sudah buang air besar misalnya, bisa jadi tanda persalinan memang sudah semakin dekat, Moms.

Selain itu, semakin pendek jarak kontraksi yang dialami ibu hamil, maka akan semakin berat pula intensitas rasa sakitnya. Anda pun mungkin akan mulai merasa tidak nyaman di area perut hingga ke punggung. Perut terasa mengencang atau keras saat kontraksi, sementara panggul terasa seperti ada tekanan. Bila sudah begini, itu tandanya waktu melahirkan sudah dekat dan kontraksi pun semakin kuat sebagai upaya untuk mendorong bayi keluar.

Namun kembali lagi, setiap ibu memiliki pengalaman kontraksi atau melahirkan yang berbeda-beda. Meski sakit sekali pun, hal ini terbayarkan dengan senyum bahagia setelah mendengar tangisan dan melihat wajah mungil bayi Anda, Moms.