Kumparan Logo

Setop Suapi Anak Makan sambil Jalan-jalan di Luar Rumah, Ini Alasannya

kumparanMOMverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu menyuapi anak balita di luar rumah Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu menyuapi anak balita di luar rumah Foto: Shutterstock

Selain menggunakan sendok sebagai pesawat-pesawatan, apa lagi cara ampuh agar anak mau makan? Mungkin jawabnya: suapi si kecil makan sambil jalan-jalan.

Cara ini kerap jitu agar anak mau makan. Tak bisa dipungkiri ya, Moms, trik ini selalu berhasil. Meskipun ampuh, sebenarnya menyuapi anak di luar rumah bukan cara baik, Moms. Pasalnya, di balik itu semua ada dampak buruk yang siap mengintai anak. Dikutip dari laman Sahabat Keluarga - Kementerian Pendidikan dan Kebudaayaan, berikut dampak negatif dari menyuapi anak di luar rumah:

1. Makanan Terkena Polusi

memberi bayi makan Foto: Shutterstock

Tentu Anda setuju dengan poin satu ini. Bagaimana tidak, saat memberi makan anak di luar rumah secara tidak langsung makanan akan terkena polusi. Apalagi ada lebih banyak debu dan kotoran yang terdapat di luar rumah.

Artinya kemungkinan besar makanan yang Anda beri saat menyuapi anak di luar rumah, terkena paparan bakteri yang mungkin bisa membuatnya sakit perut.

2. Kurang Menghargai Etika Makan

Ilustrasi anak mencuci tangan Foto: Shutterstock

Dampak buruk dari menyuapi anak di luar rumah selanjutnya adalah si kecil jadi kurang menghargai etika makan. Kok bisa? Karena saat berada di luar rumah, Anda hanya berfokus agar makanan habis, dan banyak etika yang dilanggar.

Sementara jika Anda mengajak anak makan di rumah, Anda punya kesempatan untuk mengajarkannya etika. Misalnya, Anda bisa mengajarkan buah hati untuk mencuci tangan sebelum makan, berdoa, duduk dengan baik, tidak banyak bicara saat makan dan lain sebagainya.

3. Anak Mudah Tersedak dan Pencernaan Terganggu

Tidak bisa dipungkiri saat mengajak anak untuk makan di luar rumah, artinya Anda akan memberi makan sesuai aktivitas yang dilakukannya. Misalnya Anda menyuapi saat si kecil lari ke sana-ke sini, main ayunan, bermain jungkat-jungkit dan sebagainya. Dan kondisi seperti inilah yang rentan membuatnya tersedak.

Tapi tak hanya itu saja, pencernaan anak juga berpotensi terganggu karena ia makan saat sedang lari atau bermain. Sehingga, proses pencernaannya kurang sempurna baik di mulut, kerongkongan, lambung, dan usus.

4. Anak Akan Bersikap Cuek dan Manja

Selanjutnya, si kecil kemungkinan akan tumbuh dengan sifat cuek. Sebab saat dirinya terbiasa makan di luar, anak tidak merasa malu saat orang lain melihatnya disuapi, serta tidak peduli dengan orang lain di sekitarnya.

Kemudian anak juga akan tumbuh menjadi sosok yang manja dan tidak mandiri. Ini karena segala kebutuhan, baik makan dan minum sudah Anda siapkan. Si kecil hanya betugas membuka mulutnya saja, Moms.

Sedangkan jika Anda biasakan si kecil untuk makan di rumah, Anda bisa ajarkan untuk peduli dengan orang lain. Sebagai contoh, buah hati akan mendahulukan orang yang lebih tua untuk makan terlebih dahulu, makan tidak boleh sambil bicara, setelah selesai makan posisi garpu dan sendok harus telungkup dan aturan lainnya.

5. Kehilangan Momen Makan Bersama Keluarga

com-Ilustrasi makan bersama dengan menu yang berbeda Foto: Shutterstock

Tidak bisa dipungkiri jika Anda mengajak si kecil untuk makan di luar rumah, maka momen makan bersama tidak bisa didapatkannya. Padahal makan bersama keluarga punya banyak fungsi, yaitu: mengakrabkan tiap anggota keluarga, menjadi momen tepat untuk berdiskusi, hingga membentuk karakter.

Yuk, mulai sekarang buat aktivitas makan anak di dalam rumah saja.