Mom
·
2 Desember 2020 14:10

Si Kecil Suka Memanjat seperti Anak Franda? Begini Cara Menghadapinya, Moms

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Si Kecil Suka Memanjat seperti Anak Franda? Begini Cara Menghadapinya, Moms (2122)
Istri Samuel Zylgwyn, Franda. Foto: IG @frandaaa87
Ada banyak perkembangan yang mungkin Anda perhatikan pada anak balita Anda. Salah satunya adalah soal kemampuan si kecil yang senang memanjat! Entah itu kursi, meja, sofa, lemari, atau bahkan sandaran kasur (headboard) di rumah mungkin?
ADVERTISEMENT
Ya Moms, hal inilah yang belum lama ini dialami oleh salah satu selebriti Tanah Air sekaligus ibu satu anak, Franda. Putrinya, Zylvechia Ecclesie Heckenbucker atau yang akrab disapa Vechia kini tengah senang memanjat sandaran kasur. Dalam video yang dibagikan Franda di akun Instagram pribadinya, si kecil yang berusia 2 tahun lebih itu suka memanjat sandaran tersebut kemudian menjatuhkan diri setelahnya. Seolah tak kapok, Vechia kembali mengulangi hal tersebut berkali-kali.
"Kelakuan anak wedok. Enggak ada wall climbing, headboard kasur pun jadi ya nak. Itu habis naik.. sengaja menjatuhkan diri ke bawah, terus naik lagi," tulis Franda dalam unggahannya.

Anak Balita Memanjat, Bahaya Enggak Ya?

Si Kecil Suka Memanjat seperti Anak Franda? Begini Cara Menghadapinya, Moms (2123)
Franda dan anaknya Vechia. Foto: Instagram/@frandaaa87
Melihat hal tersebut, sebagian besar orang tua mungkin dibuat khawatir. Akan tetapi, kondisi ini sebenarnya wajar dialami setiap anak balita, Moms. Biasanya, si kecil mulai tertarik dengan memanjat saat usianya kira-kira mencapai 18 bulan atau bahkan lebih.
ADVERTISEMENT
Memanjat sendiri merupakan salah satu tahap penting dalam pengembangan keterampilan motorik kasar anak, Moms. Kendati demikian, Anda memang tetap perlu memerhatikan faktor keamanannya. Saat memanjat, anak bisa saja terjatuh, terbentur, tertimpa benda-benda, atau bahkan mengalami cedera yang lebih serius. Selain itu, orang tua juga perlu memahami apa yang memotivasi anak balita untuk memanjat agar bisa mencari cara untuk mengarahkan kembali dorongan yang dimiliki anak dengan kegiatan lain yang lebih aman.

Anak Balita Memanjat, Adakah Manfaatnya?

Si Kecil Suka Memanjat seperti Anak Franda? Begini Cara Menghadapinya, Moms (2124)
Ilustrasi balita memanjat. Foto: Shutterstock
Dilansir Very Well Family, kebiasaan anak memanjat tempat-tempat tinggi ini sebenarnya memiliki manfaat, Moms. Memanjat tempat-tempat tinggi dapat membantu anak untuk melatih kekuatan, fleksibilitas, dan keseimbangannya. Ketika ia memanjat, artinya ia mulai bisa mengendalikan gerak tubuhnya dengan lebih baik. Bisa memanjat ke tempat tinggi juga merupakan cara untuk membangun rasa percaya diri anak karena berhasil mencapai tempat yang sulit dicapai.
ADVERTISEMENT
Lantas, haruskah orang tua melarang anak memanjat?

Cara Hadapi Anak Balita yang Suka Memanjat

Si Kecil Suka Memanjat seperti Anak Franda? Begini Cara Menghadapinya, Moms (2125)
balita memanjat Foto: Shutterstock
Anda tidak bisa serta merta melarang si kecil memanjat, Moms. Jadi sebaiknya, coba terapkan teknik disiplin yang efektif untuk menghentikan perilaku tertentu tanpa membuat anak merasa dilarang memanjat. Sebab bila merasa dilarang, si kecil justru akan merasa tidak dipahami keinginannya dan menganggap memanjat semakin menyenangkan atau menantang.
Meski memiliki manfaat, bukan berarti Anda tidak perlu waspada saat anak mulai memanjat-manjat tempat-tempat berbahaya, seperti misalnya memanjat lemari yang berisi piring dan gelas. Jauhkan juga furnitur dekat jendela yang mungkin akan dipanjat anak untuk menghindari risiko terjatuh keluar dari jendela.
Sebaliknya, Anda bisa memberi tahu anak, daerah aman untuk dipanjat, misalnya Anda dapat menyediakan playground, lengkap dengan aneka tantangan yang menarik si kecil. Cara lainnya untuk mengurangi keinginannya memanjat furnitur di rumah, bila pandemi virus corona ini telah usai misalnya, Anda juga bisa membawa anak Anda ke tempat-tempat bermain yang memiliki fasilitas yang dapat ia panjat namun tetap terjamin keselamatannya. Sehingga tenaga anak pun habis untuk bermain panjat-panjatan di tempat yang lebih aman daripada di rumah.
ADVERTISEMENT