Kumparan Logo

Sudah Masuk Waktu Melahirkan Tapi Ibu Hamil Masih Suka Mual, Kenapa Ya?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu hamil mual Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil mual Foto: Shutterstock

Mual dan muntah umumnya dirasakan ibu hamil di trimester pertama. Kondisi ini dialami setidaknya 90 persen ibu hamil secara global. Gejala mual dan muntah disebut dengan morning sickness yang akan mereda pada minggu ke-16 kehamilan.

Kendati demikian, tidak sedikit juga ibu hamil yang mengalami mual dan muntah hingga trimester ketiga. Hal ini sebenarnya normal saja, tapi mungkin Anda juga bertanya-tanya apa penyebabnya, Moms.

Penyebab Ibu Hamil Masih Mual dan Muntah di Trimester Ketiga Kehamilan

Ilustrasi ibu hamil mual Foto: Shutterstock

Perubahan Hormon

Perubahan hormonal terkait kehamilan juga bisa menyebabkan mual dan muntah pada trimester ketiga. Kondisi ini membuat pergerakan lambung melambat, sehingga dibutuhkan waktu untuk mengosongkan makanan meningkatkan reflux yang menimbulkan mual.

Bayi yang Tumbuh

Bayi yang tumbuh semakin besar memberikan lebih banyak tekanan pada sistem pencernaan. Semakin sedikit ruang di perut menimbulkan ketidaknyamanan termasuk mual, mulas, dan muntah.

Perubahan pada Tubuh

Pertumbuhan rahim sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman. Tekanan dari rahim, gangguan tidur, stres, dan kecemasan tentang persalinan juga menyebabkan pusing dan mual.

Hipertensi

Kemunculan mual dan muntah saat kehamilan sudah membesar juga dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan risiko preeklamsia. Menurut American Heart Association, preeklamsia memengaruhi 5-7 persen ibu hamil secara global.

Cara Mengatasi Mual di Trimester Ketiga Kehamilan

Ilustrasi ibu hamil mual Foto: Shutterstock

Beberapa hal berikut ini bisa Anda coba untuk mengurangi mual, Moms:

  • Tidur dan istirahat yang cukup

  • Hindari konsumsi kafein, seperti teh dan kopi karena bisa memperparah gejala mual.

  • Makanlah dengan porsi kecil tapi sering sepanjang hari.

  • Konsumsi banyak cairan untuk mencegah dehidrasi karena muntah.

  • Lakukan olahraga ringan seperti jalan cepat untuk mengurangi gejalanya.

  • Segera berkonsultasi ke dokter jika mual dan muntah semakin parah disertai gejala lain.