Mom
·
10 Juli 2021 12:29
·
waktu baca 4 menit

Susu Kental Manis dan Beragam Faktanya yang Perlu Ibu Tahu

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Susu Kental Manis dan Beragam Faktanya yang Perlu Ibu Tahu (42607)
searchPerbesar
Gunakan susu kental manis sebagai pelengkap sajian Foto: Shutterstock
Susu kental manis sudah dikenal dan digunakan masyarakat Indonesia dari generasi ke generasi. Biasanya, susu kental manis digunakan sebagai pelengkap kuliner atau camilan. Apakah keluarga Anda juga menggunakannya, Moms?
Berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian, konsumsi susu kental manis sudah mulai di Indonesia sekitar tahun 1873. Awalnya, pada 1820, penemu asal Prancis, Nicolas Appert sedang mencari cara untuk mengawetkan makanan. Akhirnya, ia berhasil membuat susu kental yang diawetkan di dalam botol.
Teknik itu juga dilakukan oleh Gall Borden Jr. di Amerika Serikat yang membuat susu kental pada 1853. Tiga tahun setelahnya, Borden mematenkan proses penguapan susu dengan tekanan rendah untuk menghasilkan susu kental manis, Moms.
Di Indonesia, susu kental manis Friesche Vlag masuk pada tahun 1922 dan kemudian terkenal dengan nama susu kental manis Frisian Flag. Namun pada saat itu, konsumsi susu kental manis hanya terbatas pada tentara Belanda yang ada di Indonesia saja, Moms.
Meski sudah dikonsumsi secara turun temurun, banyak ibu yang bertanya-tanya, apakah susu kental manis aman untuk disajikan?
Moms, susu kental manis boleh saja digunakan. Pastikan saja, Anda membeli susu kental manis yang memiliki izin edar dari BPOM RI. Selain itu, sebelum membeli atau mengonsumsinya, Anda juga perlu memeriksa kondisi kemasannya, baca informasi pada labelnya, dan cek masa kedaluwarsanya. Ya, kebiasaan itu akan membuat kita jadi konsumen cerdas dan bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan kesehatan keluarga.

Apa Saja Kandungan di Dalam Susu Kental Manis?

Susu Kental Manis dan Beragam Faktanya yang Perlu Ibu Tahu (42608)
searchPerbesar
Susu kental manis. Foto: Thinkstock
Mengutip laman resmi BPOM, Susu Kental Manis (SKM) merupakan produk yang dibuat dari susu. Subkategori susu kental dan analognya (termasuk di dalamnya SKM) merupakan salah satu subkategori dari kategori susu dan hasil olahannya. Subkategori/jenis ini berbeda dengan jenis susu cair dan produk susu, serta jenis susu bubuk, krim bubuk, dan bubuk analog.
Sesuai dengan Peraturan Kepala Badan POM No. 21 Tahun 2016 tentang Kategori Pangan yang ditetapkan mengacu pada ketentuan Codex Alimentarius Commission, proses produksi dan produk akhir SKM harus memenuhi ketentuan antara lain kandungan lemak susu 8% dan protein 6,5%.
Kandungan susu kental manis yang bertuliskan Full Cream Gold dikemasannya dibuat dengan mengubah susu segar, mengurangi (menguapkan) susu sampai kandungan airnya tinggal sekitar 40 persen. Proses kondensasi dari kandungan susu kental manis ini bisa dianalogikan seperti memasak kaldu atau saus untuk membuat rasa semakin kuat. Ya Moms, susu kental manis Frisian Flag Gold mengandung sumber 9 vitamin, yaitu Vitamin A, D3, E, B1, B3, B6, B12, dan C. Serta 5 mineral yaitu kalsium, fosfor, selenium, mangan dan yodium. Serta mengandung 130 kkal per sasetnya.

Bagaimana cara menyajikan susu kental manis?

Susu Kental Manis dan Beragam Faktanya yang Perlu Ibu Tahu (42609)
searchPerbesar
Susu kental manis
Meski sudah mendapat izin dari BPOM, pastikan Anda menggunakan susu kental manis dengan bijak dan sesuai aturan, Moms. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Anda bisa menggunakan susu kental manis sebagai pelengkap atau topping untuk kreasi sarapan baik makanan dan minuman Anda. Misalnya saja, untuk melengkapi martabak manis, menyajikan roti atau pisang bakar atau membuat es buah favorit keluarga Anda.
Jadi, bila digunakan sesuai aturan, banyak sekali kok manfaat susu kental manis, Moms! Yang terpenting adalah Anda bersikap bijak dan teliti sebelum membeli.
Sebagai referensi, berikut adalah contoh resep makanan dengan campuran susu kental manis yang bisa Anda hidangkan untuk keluarga di rumah, Moms.

Contoh Resep Sarapan dengan Susu Kental Manis untuk Keluarga di Rumah

French Toast Isi Kacang Susu
Moms, bayangkan, roti panggang ala Prancis yang berbalut telur, dihidangkan hangat bersama isian yang terdiri dari komposisi susu kental manis dan selai kacang.
Bahan-bahan
  • 1 butir telur
  • 3 SDM susu cair
  • Roti tawar
  • Susu kental manis
  • Selai kacang
Langkah-langkah
  1. Kocok lepas 1 butir telur dan 3 sdm susu cair, sisihkan.
  2. Oles roti tawar dengan selai kacang favoritmu lalu tuangkan susu kental manis dan tangkup dengan selembar roti lagi.
  3. Celupkan roti yang telah diberi isian ke dalam adonan telur, panggang di atas wajan dengan margarin hingga kedua sisi roti berwarna cokelat keemasan.
Martabak Teflon Keju Susu
Susu Kental Manis dan Beragam Faktanya yang Perlu Ibu Tahu (42610)
searchPerbesar
Martabak keju susu. Foto: Shutter Stock
Bahan:
- 14 SDM tepung terigu segitiga biru
- 4 SDM gula pasir
- 1 butir telur
- 2 SDM susu bubuk
1 sdt ragi instan (fermipan)
1/2 sdt soda kue
1/2 sdt baking powder
Sedikit garam
Air Secukupnya
Topping: Keju dan susu kental manis
Cara membuat:
1. Ayak tepung terigu, tambahkan gula, susu bubuk, dan ragi instan. Lalu tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai adonan kental dan halus. Diamkan sekitar 10-15 menit.
2. Setelah itu tambahkan adonan dengan soda kue yg sudah diseduh dengan sedikit air hangat aduk rata. Kemudian siapkan teflon di atas kompor
3. Setelah teflon panas tuangkan adonan dengan sendok sayur secukupnya, masak sampai keluar gelembung lalu taburkan gula pasir dan tutup teflon masak dengan api kecil sampai matang
4. Setelah matang angkat martabak dan olesi dengan mentega. Beri topping keju dan susu kental manis. Kemudian, lipat martabak dan oleskan mentega lagi. Potong-potong dan siap disajikan.
Nah Moms, bagaimana dengan Anda? Mudahkan membuatnya? Punya kreasi resep sarapan favorit keluarga dengan campuran susu kental manis? Yuk, berbagi informasinya di kolom komentar.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020