Mom
·
14 Agustus 2020 14:02

Susu Sapi Untuk Anggota Keluarga yang Intoleransi Laktosa, Boleh Enggak Ya?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Susu Sapi Untuk Anggota Keluarga yang Intoleransi Laktosa, Boleh Enggak Ya? (158716)
searchPerbesar
Susu sapi Foto: Pixabay
Pernahkah Anda atau anggota keluarga tercinta mengalami muntah atau diare setelah mengonsumsi susu? Bila ya, bisa jadi hal itu merupakan gejala intoleransi laktosa.
ADVERTISEMENT
Intoleransi laktosa adalah kondisi ketika tubuh seseorang tidak dapat mencerna laktosa dengan baik. Laktosa sendiri merupakan jenis gula alami yang ada pada susu dan punya berbagai manfaat. Misalnya saja, sebagai sumber energi, membantu agar penyerapan mineral dan kalsium lebih efektif, serta membantu pertumbuhan bakteri baik dalam tubuh.
Meski begitu, jangan salah paham. Intoleransi laktosa tidak sama dengan alergi susu sapi. Apa bedanya?

Perbedaan Intoleransi Laktosa dan Alergi Susu Sapi

Susu Sapi Untuk Anggota Keluarga yang Intoleransi Laktosa, Boleh Enggak Ya? (158717)
searchPerbesar
Ilustrasi intoleransi laktosa setelah minum susu. Foto: Shutterstock
Sekilas gejala yang ditimbulkan karena intoleransi laktosa dan alergi susu sapi memang terlihat sama. Mulai dari mual, muntah, perut kembung, hingga diare. Tapi, perlu diingat bahwa keduanya adalah kondisi yang berbeda.
Alergi susu sapi adalah ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap protein dalam susu. Hal ini merupakan salah satu alergi yang banyak terjadi pada bayi dan anak.
ADVERTISEMENT
Sedangkan intoleransi laktosa, seperti yang sudah dijelaskan di atas adalah kondisi di mana tubuh seseorang sulit mencerna laktosa dalam susu sapi.
Lantas, bila seseorang mengalami intoleransi laktosa, apakah masih boleh mengonsumsi susu sapi?
Jawabannya: bisa, Moms! Asal bukan sembarang susu sapi tapi susu sapi bebas laktosa.

Mengenal Susu Bebas Laktosa

Susu Sapi Untuk Anggota Keluarga yang Intoleransi Laktosa, Boleh Enggak Ya? (158718)
searchPerbesar
Ilustrasi susu. Foto: Shutterstock
Mengutip Healthline, susu bebas laktosa diolah dengan proses enzimatis atau menambahkan enzim laktase ke susu sapi biasa. Enzim laktase sendiri merupakan enzim yang diproduksi tubuh untuk memecah laktosa yang ada pada susu.
Tak perlu cemas dengan rasa atau nutrisinya. Sebab, susu bebas laktosa bisa memiliki rasa, tekstur, dan nutrisi yang sama dengan susu sapi biasa.
ADVERTISEMENT
Masih mengutip Healthline, begitu juga dengan kandungannya mulai dari protein, kalsium, hingga berbagai jenis vitamin. Sehingga kita tidak perlu takut kehilangan nutrisi penting atau tidak mendapat kebaikan susu bila hendak menikmatinya.
Di pasaran kini juga tersedia berbagai pilihan susu sapi bebas laktosa. Mulai dari susu formula bebas laktosa untuk si kecil yang masih bayi hingga susu sapi segar bebas laktosa yang dapat dikonsumsi oleh anak yang lebih besar maupun anggota keluarga lainnya.
Yang terpenting, telitilah sebelum membeli susu bebas laktosa. Hal ini bisa dilihat dari tabel keterangan nutrisi yang tertera di kemasan. Pastikan benar-benar tidak mengandung laktosa, sehingga tidak menimbulkan masalah kesehatan bila dikonsumsi oleh anggota keluarga tercinta.