Kumparan Logo

Tahan Lama, 10 Bahan MPASI Ini Bisa Ibu Stok Selama #DiRumahAja

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bahan MPASI  PTR Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bahan MPASI PTR Foto: Shutterstock

Physical distancing maupun social distancing merupakan salah satu langkah pencegahan penyebaran virus corona, penyebab COVID19 yang tengah mewabah. Hal tersebut menyebabkan masyarakat dilarang bepergian untuk sementara waktu. Hingga kini pun belum dapat ditentukan physical distancing akan berakhir.

Kondisi ini mengharuskan para orang tua yang masih memiliki bayi untuk menyetok bahan MPASI dalam waktu cukup lama. Meski kini banyak tersedia MPASI instan, akan tetapi lebih banyak orang tua yang lebih memilih untuk menu MPASI buatan sendiri, karena kandungan gizinya yang lebih banyak.

Berikut ini kumparanMOM merangkum 10 bahan mpasi yang awet disimpan, Moms.

1. Brokoli

Ilustrasi brokoli Foto: Pixabay

Brokoli adalah salah satu sayuran yang bisa bertahan cukup lama. Dilansir Gardener The Dumb, brokoli dapat bertahan selama 3 bulan di dalam freezer dengan metode penyimpanan yang tepat. Yakni, brokoli yang baru dibeli dari pasar perlu direbus sebelum disimpan dalam freezer. Namun jika hanya disimpan di dalam kulkas, brokoli bisa bertahan selama 6 hari.

Lalu, bagaimana cara menyimpan brokoli agar tidak cepat kuning dan busuk? Salah satunya dengan tidak memasukkannya ke dalam kantong plastik belanjaan. Sayur yang dibungkus dengan plastik akan menguap, bersifat panas kemudian busuk atau rusak. Lebih baik, Anda bungkus dengan kertas, lalu simpan di dalam kulkas paling bawah.

2. Kentang

Ilustrasi kentang. Foto: Ema Fitriyani/kumparan

Kentang adalah bahan dasar MPASI yang mengandung vitamin dan mineral yang tinggi. Bahkan termasuk pada kulitnya. Dikutip dari Eat By Date, kentang tahan 3-5 minggu jika disimpan di dapur. Pastikan di tempat yang kering dan terhindar dari sinar matahari. Kentang juga dapat tahan 3-4 bulan jika disimpan di dalam lemari es, Moms.

3. Labu Parang

Labu Parang Foto: Shutter Stock

Selain mengandung serat dan karbohidrat kompleks yang dapat melancarkan pencernaan bayi, labu parang pun bertahan lama jika disimpan. Dilansir Farm Flavor, labu yang masih utuh, dapat bertahan hingga 1 bulan, dengan syarat simpan labu di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Sedangkan labu potong yang disimpan di lemari es akan bertahan kurang lebih selama 1 sampai 2 minggu. Dan untuk labu potong yang disimpan di freezer akan bertahan hingga 1 sampai 2 bulan.

kumparan post embed

4. Daging Ayam

Daging Ayam Foto: Shutterstock

Daging ayam merupakan salah satu asupan protein yang baik untuk kekebalan tubuh si kecil. Tak ayal, dokter kerap merekomendasikan daging ayam sebagai bahan MPASI.

Berdasarkan United States Department of Agriculture (USDA), daging ayam segar bisa bertahan selama 1 tahun jika disimpan di dalam bagian lemari bersuhu minus. Beda lagi bila ayam telah dipotong-potong sebelum disimpan. Dari data USDA, ayam potong punya masa simpan lebih pendek. Hanya sembilan bulan.

5. Daging Sapi

Ilustrasi Daging Sapi Foto: Shutterstock/Stciel

Dilansir Food Safety, daging sapi dapat disimpan di kulkas selama tiga sampai empat hari. Jika disimpan di freezer, daging merah mentah bisa bertahan hingga 4-12 bulan tergantung jenis daging tersebut.

6. Salmon

Ilustrasi ikan salmon. Foto: Shutter Stock

Fresh Seafood melansir, kalau Anda ingin menyetok salmon, sebaiknya beli salmon yang disegel dengan vakum. Anda dapat menyimpannya dalam freezer selama 8 bulan. Ya Moms, ikan salmon bisa menjadi pilihan makanan yang baik untuk bayi saat sudah mulai MPASI, sebab banyak kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk tumbuh kembangnya.

7. Kacang Merah

Kacang merah. Foto: PIxabay

Kacang merah dapat diolah menjadi bubur yang tentunya kaya akan nutrisi bagi si kecil. Karena kandungan nutrisinya yang tinggi, kacang merah sebagai menu MPASI bayi punya banyak manfaat yang baik untuk kesehatan si kecil.

Kacang merah pun bisa disimpan dalam waktu yang cukup lama. Dilansir Does it Go Bad, kacang merah jika disimpan dalam freezer dapat bertahan lama hingga 1 tahun.

8. Wortel

Ilustrasi wortel Foto: Pixabay

Selain mampu meningkatkan imunitas tubuh bayi, wortel juga baik untuk kesehatan matanya. Daya simpan wortel juga terbilang lama. Melansir Gardener Thumb, wortel dapat bertahan di laci kulkas selama 3 minggu, dengan syarat dibungkus dalam plastik.

9. Ubi Jalar

Ilustrasi ubi jalar sebagai MPASI Foto: Pixabay

Jangan ragu memberikan ubi jalar sebagai variasi menu MPASI bayi Anda, Moms! Tak hanya harganya murah, ubi jalar pun dapat disimpan dalam waktu yang lama. Dilansir Still Tasty, ubi jalar dapat bertahan 1 bulan jika dibiarkan di tempat terbuka.

10. Buncis

Manfaat Buncis untuk Anak Foto: Pixabay

Buncis adalah sayuran yang baik diberikan pada menu MPASI bayi. Ya Moms, buncis bisa bertahan cukup lama jika disimpan dengan benar. Dikutip dari Eating Well, kalau mau stok buncis, Anda perlu membersihkannya terlebih dahulu dari serat-serat di pinggirnya. Kemudian simpanlah dalam plastik, dan beri sedikit bolongan agar ada udara yang masuk. Simpan dalam kulkas, maka buncis bisa tahan hingga sebulan lamanya.

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!