Tahap Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 16-27 Minggu

Memasuki trimester kedua kehamilan, Anda mungkin semakin penasaran dengan perkembangan janin. Trimester kedua sendiri dimulai sejak Anda memasuki usia kehamilan 16 hingga 27 minggu. Di trimester ini, Anda biasanya sedang menikmati proses kehamilan, sebab keluhan seperti mual dan muntah umumnya sudah mulai berkurang.
Selain itu, janin Anda pun semakin berkembang setiap minggunya. Organ-organ di tubuhnya juga berkembang menuju sempurna. Dilansir BabyCenter, berikut perkembangan janin di usia kehamilan 16-27 minggu.
Minggu ke-16
Pada minggu ke-16 ini, berat badan bayi Anda akan bertambah dan panjangnya juga akan bertambah beberapa cm. Kakinya jauh lebih berkembang, dan kepalanya juga akan lebih tegak. Di masa ini juga, kulit kepala bayi Anda akan terbentuk, serta jantung janin Anda sudah bisa memompa sekitar 25 liter darah setiap harinya.
Minggu ke-17
Pada minggu ini, janin sudah memiliki kerangka yang berubah dari tulang rawan yang lunak menjadi tulang yang keras. Tali pusatnya akan lebih kuat dan tebal dari sebelumnya, serta kelenjar keringat mulai berkembang.
Minggu ke-18
Di minggu ke-18, telinga bayi di dalam kandungan sudah dalam posisi terakhir mereka, meskipun masih sedikit menonjol dari kepala. Lalu di paru-parunya, terdapat tabung kecil yakni bronkiolus yang mulai berkembang di ujung cabang. Di tabung tersebut, kantung pernapasan pun mulai muncul.
Jadi pada saat ia lahir nanti, kantong-kantong tersebut menjadi terikat dengan pembuluh darah kecil dan memungkinkan darah mengambil oksigen untuk beredar ke semua organ dan jaringan tubuh si kecil. Selain itu, pada masa ini, Anda juga sudah bisa melihat jenis kelamin bayi Anda, Moms.
Minggu ke-19
Pada minggu ke-19 ini, perkembangan sensorik bayi Anda mulai terlihat. Otak mulai bisa mengetahui bau, rasa, pendengaran, penglihatan, dan sentuhan. Lalu proporsi tubuh si kecil, lengan dan kakinya proporsional satu sama lain dengan seluruh tubuhnya sekarang. Kemudian lapisan pelindung berlilin yang disebut vernix caseosa terbentuk pada kulit si kecil.
Minggu ke-20
Di minggu ini, bayi belum tumbuh lagi, namun tunas perasa pada bayi menunjukkan perkembangan yang pesat. Ia bisa mengirimkan sinyal rasa ke otaknya dan ia menelan molekul makanan yang Anda makan lewat cairan ketuban.
Minggu ke-21
Saat minggu ke-21, Anda mungkin akan merasakan si kecil terasa seperti sedang berlatih seni bela diri di dalam perut Anda. Ya Moms, ia sudah mulai bergerak dengan menendang dan mendorong perut Anda dari dalam. Di sini pula Anda bisa mengenalnya dengan lebih baik. Pada minggu ini, alis bayi, dan kelopak matanya mulai tumbuh.
Minggu ke-22
Pada minggu ke-22, bayi Anda mungkin sudah bisa mendengar suara samar-sama dari dalam kandungan. Seperti pernapasan, detak jantung, dan pencernaan. Suara-suara ini akan terdengar lebih keras saat pendengarannya mulai membaik. Jika Anda bisa melihat ke dalam rahim, maka Anda bisa melihat rambut-rambut halus yang menutupi tubuhnya dan kerutan di dalam kulitnya. Inilah yang akan diisi oleh lemak, Moms.
Minggu ke-23
Di minggu ini, si kecil mungkin sudah bisa mendengar suara dari luar tubuh Anda. Seperti suara musik atau anjing menggonggong. Pada masa ini gerakannya pun mulai berkembang, dan Anda bisa merasakan ia berputar-putar dalam perut Anda.
Minggu ke-24
Pada minggu ke-24, janin Anda yang sudah tumbuh besar tersebut memiliki kantung pernapasan di ujung cabang terkecil paru-paru dan berlipat ganda, serta menambah lebih banyak area permukaan untuk pertukaran oksigen dengan karbondioksida ketika ia lahir. Selain itu, tubuh bayi Anda sudah terisi secara proporsional dan tak lama kemudian ia akan mulai menggemuk. Kulitnya yang tipis-tipis itu pun akan mulai berubah.
Minggu ke-25
Saat minggu ke-25, lemak-lemak akan mengisi kulitnya. Ya, kulitnya yang keriput akan mulai halus, dan dia akan semakin terlihat seperti bayi baru lahir. Si kecil juga sudah punya rambut, Moms.
Minggu ke-26
Pada saat ini, bayi Anda mungkin dapat mendengar suara secara jelas dan dia bisa merespons dengan detak jantung, pernapasan, dan gerakan. Bayi Anda juga mulai menghirup dan mengeluarkan sedikit cairan ketuban, yang sangat penting untuk perkembangan paru-parunya.
Tapi jangan khawatir, yang dilakukannya ini adalah gerakan pernapasan atau praktik saat ia lahir dan menghirup udara untuk pertama kalinya. Bila si kecil berjenis kelamin laki-laki, ia mungkin memiliki zakar yang sudah mulai turun ke dalam skrotumnya.
Minggu ke-27
Saat minggu ke-27 ini, kelopak mata bayi di dalam kandungan Anda sudah menyatu dan tertutup. Dia bisa membuka dan menutup atau berkedip sebagai respons terhadap cahaya. Jika Anda menyinari lampu senter di perut, Anda mungkin merasakannya merespons dengan goyangan. Selain itu, gerakan ritmisnya akan mulai terasa, seperti cegukan. Setiap kali cegukan biasanya hanya berlangsung beberapa saat, dan hal itu tidak berbahaya kok, Moms.
