Kumparan Logo

Tak Perlu Kalkulator Masa Subur, Ini Tanda Wanita sedang Ovulasi

kumparanMOMverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Nyeri perut merupakan salah satu tanda wanita sedang mengalami ovulasi. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Nyeri perut merupakan salah satu tanda wanita sedang mengalami ovulasi. Foto: Shutter Stock

Kalkulator masa subur bisa membantu pasangan mengetahui kapan seorang wanita mengalami ovulasi. Tujuannya apalagi kalau bukan mengatur atau merencanakan kehamilan.

Namun perlu dipahami, masa subur setiap wanita bisa saja berbeda. Cara untuk mengetahuinya, Anda mesti tahu dulu siklus menstruasi Anda dan menghitungnya. Biasanya ovulasi terjadi sekitar 12-14 hari sebelum hari pertama haid selanjutnya. Sementara masa subur alias waktu yang tepat untuk program hamil, ada di sekitaran waktu ovulasi.

Ilustrasi menghitung kalkulator masa subur Foto: Shutterstock

Menurut dr. Ivan Sini, SpOG seperti dikutip dari situs pribadinya, wanita yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur akan sedikit kesulitan dalam menentukan hal tersebut.

Tapi jangan khawatir sebab ada beberapa tanda dari tubuh yang menunjukkan sedang terjadinya ovulasi. Apa saja?

1. Suhu tubuh sedikit naik

Ukur suhu basal tubuh untuk mengetahui waktu ovulasi Foto: Shutterstock

Ovulasi dapat meningkatkan suhu basal atau suhu di pagi hari setelah Anda bangun tidur. Menurut dr. Ivan, suhu tubuh sedang mengindikasikan ovulasi dalam 1-2 hari terakhir, meningkat sekitar 0,3 derajat Celcius.

Meski begitu, rupanya agak cukup sulit dibedakan bila Anda kebetulan sedang kurang tidur atau sedang tidak enak badan yang bisa sebabkan demam. Karena hal-hal itu juga dapat pengaruhi suhu basal.

2. Keputihan

Menjelang dan ketika ovulasi, Anda akan mengalami keputihan dengan tekstur yang lebih cair dan agak jernih seperti putih telur mentah, Moms. Ternyata, tujuannya bila berhubungan seks di waktu ini guna mempermudah terjadinya pembuahan.

3. Nyeri di perut dan punggung

Ilustrasi wanita sakit punggung. Foto: Shutterstock

Mengalami nyeri di perut bagian bawah (ovarium) maupun punggung, dialami beberapa wanita pada waktu ovulasi. Anda mengalaminya juga?

4. Pengukuran hormon

Hormon yang berperan dalam ovulasi adalah LH (Luteinizing Hormone). Bila setelah diukur dan terjadi peningkatan jumlahnya, pertanda Anda sedang mengalami ovulasi. Cara ini memang lebih praktis dan mudah. Anda bisa menemukan alat pengukuran ini di apotek.

"Tetapi pada wanita-wanita yang memiliki masalah reproduksi, sebaiknya konsultasi dengan dokter supaya bisa dilakukan cek hormon yang lebih akurat," saran dr. Ivan.

5. Lebih bergairah

Ilustrasi lebih bergairah saat ovulasi Foto: Shutterstock

Hasrat yang lebih bergairah untuk bercinta juga dialami beberapa wanita ketika ovulasi, Moms. Rupanya pada waktu ini, tubuh Anda juga mengeluarkan aroma alami yang dapat menarik pasangan.

Bila Anda dan pasangan sedang gencar program hamil, lakukanlah hubungan intim lima hari atau kurang sebelum waktu ovulasi atau 1-2 hari setelah ovulasi terjadi.

Apakah setiap wanita akan mengalami tanda-tanda ovulasi ini?

Ilustrasi ibu sedang berpikir. Foto: Shutter Stock

Selain sulit menentukan kalkulator masa subur, ada juga yang tidak mengalami tanda-tanda tersebut. Tapi jangan khawatir karena bukan berarti Anda tidak berovulasi. Datangilah dokter untuk pengecekan yang lebih tepat.