Kumparan Logo

Tali Pusat Bayi Baru Lahir Berdarah, Normal atau Tidak?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi tali pusat bayi. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tali pusat bayi. Foto: Shutterstock

Selama kehamilan, tali pusat bertugas untuk memasok nutrisi dan oksigen ke bayi di dalam kandungan. Setelah lahir, tali pusat tidak lagi diperlukan sehingga dapat dipotong dan hanya meninggalkan sedikit bagian saja.

Tali pusat ini akan mengering dan akhirnya terlepas dalam satu hingga tiga minggu setelah lahir. Sehingga, Anda perlu merawat tali pusat dengan lembut dan juga hati-hati. Seperti menjaga tali pusat tetap kering dan jangan mencabutnya.

kumparan post embed

Lantas, bagaimana jika tali pusat bayi berdarah? Apakah hal ini normal atau tidak ya? Berikut penjelasannya.

Penjelasan soal Tali Pusat Berdarah pada Bayi Baru Lahir

tali pusat atau pusat bayi Foto: Shutterstock

Saat tali pusat baru dipotong, sangat normal jika Anda melihat sedikit darah di sekitar tunggulnya, Moms. Sama seperti keropeng, tunggul tali pusat mungkin akan sedikit berdarah setelah dipotong.

Untuk menghentikan pendarahan pada tali pusat, Anda bisa menggunakan sepotong kain kasa bersih dengan lembut tapi kuat pada bagian yang berdarah. Namun, jika pendarahan tidak berhenti, Anda harus segera membawanya ke dokter.

Anda juga harus waspada jika area pusat si kecil mengeluarkan nanah, kulit di sekitarnya menjadi merah dan bengkak, atau ada benjolan lembap berwarna merah muda di sekitar pusat. Menurut Mayo Clinic, hal tersebut adalah tanda-tanda infeksi tali pusat, jadi harus segera diobati dan dibawa ke dokter.

kumparan post embed

Cara Cegah Tali Pusat Agar Tidak Berdarah

Mengutip Medical News Today, untuk mencegah berdarah, tali pusat bayi baru lahir harus dirawat dengan benar. Berikut caranya:

  • Menjaga tali pusat tetap kering: Menjaga tali pusat tetap kering dapat membantu tali pusat mengering dan terlepas.

  • Memandikan bayi dengan waslap saat tali pusat masih menempel: Alih-alih merendam tubuh bayi dalam air, gunakan waslap untuk memandikan bayi baru lahir agar area tali pusat tetap kering.

  • Biarkan tali pusat diangin-angin: Membiarkan tali pusat diangin-angin selama beberapa saat, akan mempercepat proses pengeringan.

  • Mengganti popok bayi secara teratur: Popok yang bersih dan kering dapat mencegah urine atau feses mencapai daerah pusar, sehingga dapat mencegah infeksi.

  • Jangan cabut tali pusat: Menarik tali pusat atau mencoba melepasnya, dapat menyebabkan rasa sakit dan pendarahan dan dapat infeksi.

kumparan post embed

Selain itu, ada beberapa hal yang jangan Anda lakukan agar tali pusat tidak berdarah:

  • Hindari menutupi area tali pusat dengan popok: Popok dapat menggesek dan mengiritasi area tali pusat.

  • Memberikan alkohol pada tali pusat: Memberikan alkohol pada tali pusat dapat menunda pengeringan.

  • Mengikat apa pun di sekitar tali pusat: Ini dapat mencegah tali pusat mengering atau menyebabkan cedera pada bayi.