Tanda Anak Alami Gangguan Makan
·waktu baca 2 menit

Melihat anak makan dengan teratur setiap harinya tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi orang tua. Dengan demikian, Anda bisa memastikan asupan nutrisi si kecil terpenuhi dengan baik.
Namun, beberapa anak mungkin susah makan atau justru makan berlebihan. Kedua kondisi tersebut sama-sama perlu diwaspadai, sebab, bisa jadi merupakan salah satu tanda anak mengalami gangguan makan, Moms.
Gangguan makan adalah kondisi perilaku yang ditandai dengan pola makan yang tidak teratur yang sering disertai dengan emosi yang menyulitkan orang tua. Hal ini dijelaskan oleh konsultan dokter anak dan neonatologis, dr. Shaon Mitra, MD.
“Ada beberapa faktor pendukung gangguan makan pada anak, mulai dari masalah sosial hingga psikologis. Jika tidak diobati, gangguan makan dapat menyebabkan kekurangan gizi atau kelebihan berat badan yang mempengaruhi perkembangan fisik dan mental anak,” jelas dr. Shaon seperti dikutip dari Mom Junction.
Gangguan makan umum pada anak yang lebih besar, namun, menurut dr. Shaon, anak-anak yang lebih kecil juga bisa mengalami masalah kesehatan yang satu ini. Oleh sebab itu, penting bagi orang tua untuk mengenali gejala gangguan makan pada anak sejak dini.
Gejala Umum Gangguan Makan pada Anak
Penurunan berat badan atau obesitas yang parah.
Masalah gastrointestinal seperti, sembelit, mual, mag, dan tidak merasa lapar.
Keengganan untuk mengonsumsi makanan, meskipun merasa lapar.
Asupan kalori berkurang.
Perut kembung setelah makan.
Kelelahan kronis.
Bibir pecah-pecah.
Lingkar mata menghitam.
Kekurangan nutrisi biasanya menunjukkan kuku rapuh, kulit kering, dan penyembuhan luka yang lebih lama.
Gejala Gangguan Makan Berlebihan pada Anak
Tidak bisa mengontrol pola makan.
Tetap merasa lapar meski perut rasanya sudah penuh.
Kenaikan berat badan yang tiba-tiba.
Pikiran disibukkan dengan makanan.
Tidak peduli keadaan sekitar saat sedang makan.
Kerap merasa bersalah setelah makan banyak.
Punya ketertarikan mengonsumsi selain makanan (pica), seperti kertas, sabun, hingga logam.
Ketidaknyamanan perut setelah makan.
Menurut ahli gizi klinis, Sindusha, MSc, tidak ada penyebab khusus masalah gangguan makan pada anak. Hal ini bisa terjadi karena gabungan dari berbagai kondisi seperti, masalah sosial, psikologis, atau biologis. Beberapa yang cukup umum di antaranya, kecemasan, depresi, stres, trauma, serta pengaruh negatif dari lingkungan dan keluarga.
