Kumparan Logo

Tanda Telinga Bayi Sakit

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tanda Telinga Bayi Sakit Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Tanda Telinga Bayi Sakit Foto: Shutterstock

Bayi belum bisa bicara. Karena itu kemampuan bayi untuk berkomunikasi masih terbatas. Bayi tidak bisa menjelaskan apa yang tengah ia alami atau rasakan. Karena ini, wajar bila orang tua sering kali tidak mengerti saat bayi merasa sakit. Misalnya ketika bayi alami sakit telinga.

Ya Moms, telinga bayi memang menjadi organ tubuh yang kurang mendapatkan perhatian. Sehingga, ketika si kecil mengalami rasa sakit atau masalah pendengaran sering kali diketahui dengan terlambat.

kumparan post embed

Healthline melansir, hampir setiap anak pernah mengalami sakit telinga atau infeksi telinga sejak usia bayi hingga 6 tahun. Penyakit telinga yang paling umum terjadi pada bayi adalah otitis media akut (OMA) atau peradangan.

Sementara menurut National Institute on Deafness and Other Communication Disorder, lima dari enam anak akan mengalami penyakit telinga sebelum berusia 3 tahun.

Biasanya, mereka juga akan memperlihatkan tanda-tanda signifikan saat mengalami masalah pada telinganya. Namun, beberapa orang tua mungkin menganggap itu adalah hal normal atau malah gejala dari penyakit lainnya.

Itu lah sebabnya, orang tua perlu memahami tanda-tanda telinga bayi sakit untuk diwaspadai.

Tanda Telinga Bayi Sakit yang Harus Orang Tua Waspadai

Ciri-ciri Telinga Bayi Sakit yang Harus Orang Tua Waspadai

Merangkum WebMD dan What to Expect, ada berapa tanda-tanda telinga bayi sakit yang perlu diwaspadai:

  • Keluarnya bau dan cairan dari telinga

  • Tidak responsif dari biasanya saat diajak berkomunikasi

  • Bayi berusaha menarik atau memukul telinganya

  • Terdapat kerak lebih banyak di telinga

  • Batuk dan flu

  • Lebih rewel dan tampak gelisah

  • Sulit tidur di malam hari

  • Demam dengan suhu 37,8 C atau lebih tinggi

  • Nafsu makan menurun

  • Menurunnya kemampuan mengunyah dan mengisap karena dapat menyebabkan tekanan pada telinga

kumparan post embed

Bila Anda menemukan gejala tersebut dialami si kecil, maka jangan ragu untuk segera membawanya ke dokter. Dengan begitu, ia akan mendapatkan penanganan yang lebih cepat.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis