Mom
·
28 Oktober 2020 10:53

Tangan Anak Anji Kemasukan Cacing saat Main Pasir, Kok Bisa?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Tangan Anak Anji Kemasukan Cacing saat Main Pasir, Kok Bisa?  (357038)
Anji dan anaknya, Sigra. Foto: Instagram / @anji.akunkedua
Moms, apakah Anda suka membiarkan anak main pasir atau tanah di taman sekitar rumah misalnya? Sepertinya kali ini Anda harus berhati-hati. Sebab, si kecil bisa saja kemasukan cacing seperti yang dialami oleh anak Anji, Sigra Umar Narada atau SUN.sari.dewisa
ADVERTISEMENT
Ya Moms, Anji baru saja bercerita bahwa anak bungsunya itu kemasukan cacing akibat sering bermain pasir di taman dekat rumahnya. Dalam beberapa unggahannya itu tampak tonjolan berkelok-kelok di salah satu tangan SUN. Hal ini membuat suami dari Wina Natalia itu memberikan satu tempat khusus untuk Sigra dapat bermain pasir di rumah.
"Di rumah saya memberikan satu tempat khusus untuk SUN bermain pasir. Sebelumnya SUN sering main pasir di taman cluster. Akhirnya saya belikan kinetic sand," tulis Anji dalam unggahan di Instagram pribadinya itu.
Sementara itu, menurut penuturan sang istri, kondisi yang dialami anaknya itu dinamakan cutaneous larva migrans. Wah, apa maksudnya, ya?
Tangan Anak Anji Kemasukan Cacing saat Main Pasir, Kok Bisa?  (357039)
Anji dan anaknya, Sigra. Foto: Instagram / @anji.akunkedua

Mengenal Cutaneous Larva Migrans (CLM)

Menurut penelitian yang diterbitkan oleh National Center for Biotechnology Information (NCBI), Amerika Serikat, cutaneous larva migrans (CLM) merupakan infeksi yang disebabkan oleh berbagai jenis cacing tambang seperti ancylostoma. Biasanya, kondisi ini sering ditularkan melalui kotoran hewan yang menyimpan telur di tanah. Ya, telur cacing tersebut nantinya berkembang menjadi larva dan bisa masuk ke kulit manusia ketika seseorang menyentuh tanah atau pasir yang terkontaminasi cacing tersebut.
ADVERTISEMENT

Gejala atau Tanda-tanda Seseorang yang Alami Cutaneous Larva Migrans

Tak hanya anak, rupanya CLM dapat menyerang siapa saja --termasuk orang dewasa. Mereka yang terinfeksi penyakit ini biasanya akan mendapati gejala seperti infeksi atau luka di area kulitnya (tangan, kaki, bokong, dan sekitar kelamin), rasa gatal yang luar biasa, dan adanya benjolan di kulit yang tampak kemerahan dan berliuk-liuk.
Namun sebenarnya, Anda tak perlu terlalu khawatir. Sebab, seseorang yang terkena CLM biasanya akan sembuh dengan sendirinya. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat dalam laman resminya mengatakan bahwa larva yang bermigrasi biasanya akan mati setelah 5-6 minggu lamanya. Biasanya dokter pun akan memberikan obat seperti albendazole yang dapat mengatasi infeksi larva cacing tersebut. Bila dirasa kondisi yang dialami cukup parah, dokter akan melakukan tindakan lebih lanjut.
ADVERTISEMENT

Cara Mencegah Agar Tak Terinfeksi Cutaneous Larva Migrans

Berikut beberapa cara mencegah diri agar tak terinfeksi CLM yang dapat Anda atau anak terapkan di rumah.
1. Rajin cuci tangan setelah bermain/beraktivitas di tanah atau pasir.
2. Gunakan alas kaki saat berjalan di tanah atau pasir.
3. Jaga kebersihan diri maupun lingkungan sekitar --terlebih bila Anda memiliki hewan peliharaan seperti anjing atau kucing.