Tanya Jawab Seputar Konsumsi Pil KB Saat Hamil

28 Januari 2023 16:55
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi pil KB darurat. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pil KB darurat. Foto: Shutter Stock
Pil KB menjadi salah satu metode kontrasepsi yang cukup digemari para wanita untuk mencegah kehamilan. Pil KB bekerja dengan mengentalkan serviks, sehingga menghalangi sperma mencapai sel telur.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, pil KB bisa 99,7 persen efektif mencegah kehamilan. Meski begitu, kontrasepsi yang satu ini tidak menjamin 100 persen mencegah kehamilan.
Ya Moms, tetap ada kemungkinan seorang wanita secara tidak terduga hamil padahal sedang mengonsumsi pil KB. Penyebabnya bisa bermacam-macam, seperti melewatkan minum pil KB, tidak rutin mengonsumsinya pada waktu yang sama setiap hari, atau sedang meminum obat-obatan lainnya.
Nah, banyak wanita yang jadi khawatir apakah mengonsumsi pil KB bisa memengaruhi janin di dalam kandungan. Apalagi, terkadang Anda juga tidak menyadari sedang dalam kondisi hamil, sehingga tetap meminumnya. Agar tidak bingung, simak tanya jawabnya berikut ini dikutip dari Parenting First Cry!

Tanya Jawab Seputar Konsumsi Pil KB Saat Hamil

Ilustrasi pil KB. Foto: Image Point Fr/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pil KB. Foto: Image Point Fr/Shutterstock
- Apakah Ada Kemungkinan Bayi Lahir Cacat?
Nah Moms, sejauh ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan ketika masih menggunakan kontrasepsi meningkatkan kemungkinan cacat lahir pada bayi.
- Apakah Ada Risiko Keguguran?
Belum banyak studi yang membahas risiko ini juga. Perlu diketahui, setelah sel telur dibuahi, pil KB cenderung tidak akan berpengaruh banyak. Karena hormon yang ada dalam pil bekerja untuk mengentalkan lendir serviks. Yang mana, hal ini kemungkinan tidak dapat terjadi saat implantasi sudah terjadi.
- Apakah Ada Kemungkinan Kehamilan Ektopik?
Dalam beberapa kasus, bisa ada kemungkinan mengonsumsi pil KB progestin saja saat hamil dapat meningkatkan risiko terjadinya kehamilan ektopik. Kehamilan ektopik adalah sel telur yang dibuahi tumbuh di luar rahim.
- Apakah Ada Risiko Kelahiran Prematur dan Berat Badan Lahir Rendah?
Meskipun masih muncul perdebatan soal ini, namun konsumsi pil KB yang tetap dilanjutkan saat hamil mungkin meningkatkan risiko persalinan prematur, berat badan lahir rendah, hingga beberapa masalah pada saluran kemih.
Jadi Moms, meski beberapa ahli percaya bahwa mengonsumsi pil KB saat hamil secara tidak sengaja, mungkin tidak akan membahayakan pertumbuhan janin di awal kehamilan. Tetapi, sangat penting untuk segera menghentikan penggunaannya setelah mengetahui diri sedang mengandung.