Kumparan Logo

Telapak Kaki Bayi Bengkok ke Dalam, Normal Enggak Ya?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kaki bayi pengkor. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kaki bayi pengkor. Foto: Shutter Stock

Kaki bayi baru lahir, sering menjadi perhatian utama orang tua karena bentuknya yang seperti huruf 'o'. Ditambah, orang sekitar Anda juga mungkin menyarankan untuk membedong si kecil dengan ketat supaya kakinya bisa lurus. Padahal, bentuk kaki bayi yang seperti itu sebenarnya wajar terjadi dan Anda justru tidak boleh membedongnya terlalu ketat.

Dalam laman Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr. Lina Ninditya Sp. A, menjelaskan bahwa membedong bayi terlalu kencang dan kuat, dapat menyebabkan panggul si kecil bergeser. Bila hal ini sampai terjadi, sendi panggul dapat sulit untuk berfungsi dengan baik. Ini karena ketika di dalam rahim, kaki bayi berada dalam posisi bengkok dan menyilang satu sama lain. Kemudian, Anda juga mungkin menemukan bahwa telapak kaki bayi bengkok ke dalam.

kumparan post embed

Lantas, apakah hal tersebut sama normalnya dengan kaki bayi yang berbentuk seperti huruf 'o'? Berikut penjelasannya.

Penjelasan soal Telapak Kaki Bayi Bengkok ke Dalam

Ilustrasi kaki bayi pengkor. Foto: Shutter Stock

Telapak kaki bengkok atau yang biasa disebut dengan clubfoot merupakan kondisi bawaan, biasanya terjadi sejak bayi baru lahir. Kondisi ini yang menyebabkan telapak kaki bayi membelok ke dalam atau ke bawah.

Kondisi ini bisa ringan atau berat dan terjadi pada satu atau kedua kaki. Bayi yang memiliki kondisi ini, biasanya karena tendon yang menghubungkan otot kaki dengan tumit terlalu pendek.

kumparan post embed

Telapak kaki bengkok ke dalam ini juga membuat kaki bayi menjadi pengkor, Moms. Mengutip Family Doctor, kaki pengkor bukanlah kondisi yang menyakitkan bagi si kecil. Sebagian besar penderita kaki pengkor dapat dikoreksi saat masih bayi.

Metode koreksinya bervariasi, dari manipulasi kaki manual yang membutuhkan banyak waktu atau melakukan pembedahan untuk memperbaiki kaki. Tingkat keberhasilannya juga sangat tinggi jika kaki pengkor bayi dikoreksi sejak dini.

Ilustrasi kaki bayi pengkor. Foto: Shutter Stock

Jika si kecil tidak mendapatkan perawatan kaki pengkor, maka anak Anda tidak akan bisa berjalan dengan normal. Telapak kaki si kecil akan tetap bengkok ke dalam hingga dewasa.

Kemudian, gejala kaki pengkor juga bervariasi dan mudah diidentifikasi oleh dokter. Beberapa gejalanya yakni:

  • Telapak kaki yang berbelok ke dalam dan ke bawah, dengan jari-jari kaki menunjuk ke arah kaki yang berlawanan

  • Kaki pengkor mungkin lebih kecil dari kaki lainnya

  • Tumit pada kaki pengkor mungkin lebih kecil dari biasanya

  • Dalam kasus yang parah, kaki pengkor mungkin terpelintir terbalik

  • Otot betis pada kaki dengan kaki pengkor akan sedikit lebih kecil

Jika memang Anda melihat telapak kaki bayi bengkok ke dalam, lebih baik langsung berkonsultasi dengan dokter. Sebab, jika tidak segera dikoreksi, telapak kaki bayi yang bengkok ke dalam bisa terus berlanjut dan menyulitkan si kecil berjalan hingga dewasa, Moms.

kumparan post embed