Kumparan Logo

Telinga Anak Kemasukan Semut, Bagaimana Cara Mengatasinya?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak balita berteriak karena kemasukan semut. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak balita berteriak karena kemasukan semut. Foto: Shutter Stock

Meski setiap hari dibersihkan, terkadang ada saja semut atau serangga lain yang masih berkeliaran di dalam rumah. Hingga akhirnya semut tersebut masuk ke telinga anak saat ia sedang asyik bermain.

Tentu saja anak akan langsung berteriak dan menangis. Sebab saat kemasukan benda asing, telinga terasa bergemuruh dan menyebabkan desingan keras yang tidak nyaman dan terasa ngilu.

Selain itu, jika benda tersebut tidak segera dikeluarkan, bisa saja menyebabkan berbagai gangguan lain, Moms. Mulai dari penyumbatan telinga, iritasi, hingga gangguan pendengaran.

Lantas, apa yang harus dilakukan? Simak penjelasan berikut dikutip dari WebMD.

Cara Atasi Telinga Anak yang Kemasukan Semut

Ilustrasi anak menangis. Foto: Shutterstock

Langkah pertama yang paling penting, usahakan tetap tenang dan tidak panik, Moms. Coba keluarkan semut dari saluran telinga terlebih dahulu. Tapi jangan gunakan cotton bud atau benda lainnya, karena justru dapat mendorong serangga lebih jauh ke dalam dan berpotensi merusak telinga tengah atau gendang telinga.

Menarik bagian belakang telinga ke arah belakang kepala dengan lembut akan membantu meluruskan saluran telinga. Kemudian, gelengkan kepala anak-bukan memukulnya-dapat mengeluarkan semut dari telinga.

Jika semut masih hidup, Anda bisa menuangkan air atau baby oil ke telinga. Langkah ini biasanya akan membunuh semut.

Namun, jika anak Anda memiliki riwayat masalah telinga, penting untuk segera pergi ke dokter jika menduga ada kutu di telinga, Moms.

Karena semut dapat menggores dan merusak gendang telinga, penting juga untuk segera mencari bantuan dokter jika Anda tidak dapat mengeluarkan semut itu sendiri.

Dokter di IGD atau dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT), akan menggunakan sesuatu yang disebut otoskop untuk mengintip ke dalam telinga dan menentukan apakah itu memang semut. Dokter mungkin menggunakan pinset atau tang yang dimodifikasi untuk mengambil serangga dan mengeluarkannya dari telinga.

Alternatifnya, para tenaga medis dapat menggunakan pengisapan lembut atau membilas saluran telinga dengan air hangat dan kateter. Anak-anak mungkin perlu dibius selama proses ini.

Jika minyak atau baby oil tidak berhasil membunuh semut, dokter biasanya akan menggunakan lidokain, obat bius, untuk berhasil membunuh semut sebelum membuangnya. Mungkin dokter akan meresepkan antibiotik jika ada kerusakan parah pada saluran telinga.