kumparan
search-gray
Mom30 Juni 2020 18:39

Terlalu Banyak Konsumsi Vitamin C Dosis Tinggi, Apa Dampaknya untuk Keluarga?

Konten Redaksi kumparan
Ilustrasi vitamin C tambahan
Ilustrasi vitamin C tambahan Foto: dok.shutterstock
Anda dan keluarga perlu menjaga daya tahan tubuh, terlebih hingga saat ini kondisi pandemi virus corona masih berlangsung. Ya Moms, mulai dari rajin mencuci tangan, menggunakan masker bila harus keluar rumah, menjaga jarak, rajin olahraga, hingga mengonsumsi vitamin C yang dipercaya bisa meningkatkan imunitas tubuh.
ADVERTISEMENT
Ya Moms, selama masa pandemi COVID-19 ini, suplemen kesehatan yang mengandung vitamin C dosis tinggi ramai dibeli bahkan sempat langka di pasaran. Sebab, masyarakat percaya bahwa vitamin ini bisa menambah kebutuhan gizi dan meningkatkan daya tahan tubuh keluarga.
Tapi sebenarnya, perlukah kita mengonsumsi vitamin C dosis tinggi untuk menjaga daya tahan tubuh?
ilustrasi suplemen vitamin C
ilustrasi suplemen vitamin C Foto: Pixabay
"Tidak perlu menambahkan suplementasi (vitamin C) bila dari makanan kita saja sudah cukup memenuhi gizi seimbang sesuai dengan anjuran Kementerian Kesehatan yakni Isi Piringku yang terdiri dari sepertiga karbohidrat, sepertiga sayur dan buah, dan sepertiganya lagi adalah protein hewani dan nabati," kata Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Diana F. Suganda, SpGK, M.Kes, dalam acara webinar "Positif Talks: Tetap Sehat dengan Asupan Gizi Tepat di Masa Pandemi" beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
Dokter yang praktik di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan ini menambahkan suplementasi seharusnya diberikan jika kebutuhan makanan yang kita konsumsi sehari-hari tidak cukup. Itu pun tidak perlu dalam dosis yang tinggi. Sebab, meskipun vitamin yang dijual di pasaran bisa dibeli tanpa resep dokter, tetap saja kita harus memerhatikan aturan pakai dan dosisnya.
"Boleh-boleh saja suplementasi dibeli secara mandi tanda konsultasi, tapi sebenarnya itu tidak terlalu berguna juga bila konsumsi. Vitamin C dengan dosis 500-1500 mg misalnya yang sekarang habis di pasaran. Padahal menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk dewasa wanita perhari hanya perlu 75 mg vitamin C, sementara untuk dewasa pria hanya butuh 90 mg. Lalu untuk perokok, harus memenuhi 200 mg per hari. Itu cukup, jadi tidak perlu dosis tinggi," kata dr. Diana.
Untitled Image
Ilustrasi vitamin C dosis tinggi. Foto: Pixabay
Lalu, apa dampaknya bila Anda dan keluarga terlalu banyak mengonsumsi vitamin C dosis tinggi? Salah satu yang bisa dialami, kata dr. Diana, adalah bisa memperberat kerja ginjal, Moms. Ia menyarankan bagi Anda yang sudah terlanjur menyetok atau membeli persediaan vitamin C dosis tinggi di rumah, masih bisa dikonsumsi tapi harus sesuai dengan aturan.
ADVERTISEMENT
"Cukup dua hari sekali saja. Tidak usah setiap hari, karena kita kan juga sudah mendapatkan vitamin tersebut dan berbagai sumber makanan gizi seimbang tadi. Dan kalau bisa kita makan makanan yang berasal dari bahan makanan asli bukan olahan untuk mendapatkan manfaat vitamin dan mineralnya," pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white