Kumparan Logo

Tes Kehamilan Menggunakan Garam, Benarkah Bisa Dilakukan?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi test pack. Foto: JuliaFiedler via Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi test pack. Foto: JuliaFiedler via Pixabay

Untuk melakukan tes kehamilan, biasanya banyak wanita memilih menggunakan alat bernama test pack. Ya Moms, alat tersebut dapat dengan mudah Anda temukan karena dijual di pasaran maupun e-commerce dengan harga yang bervariasi dan cukup terjangkau. Cara penggunaannya pun terbilang mudah. Anda cukup memasukkan alat tersebut ke dalam wadah yang sudah terisi urine dan hasilnya akan muncul sekitar 30 detik hingga paling lama 3 menit.

Namun rupanya selain test pack, ada cara lain yang dianggap dapat menguji apakah Anda hamil atau tidak. Salah satunya adalah garam. Ya Moms, garam dipercaya dapat menjadi tes kehamilan alami yang dapat Anda lakukan di rumah. Benarkah demikian?

Ilustrasi garam Foto: Shutter Stock

Sebagian Wanita di Tahun 1920-an Percaya Garam Dapat Deteksi Kehamilan

Dikutip dari Healthline, sebelum test pack muncul di tahun 1976, sebagian wanita pada masa itu --tepatnya di tahun 1920-an mempercayai bahwa garam dapat dijadikan tes kehamilan. Kala itu, mereka hanya menggunakan garam, wadah dan tentunya urine pertama di pagi hari. Hasilnya pun akan keluar selama beberapa menit. Namun ada pula yang beranggapan bahwa hasil baru bisa terdeteksi sekitar 8 jam.

Adapun hasil positif ditandai dengan campuran urine dan garam yang berubah tekstur seperti susu atau keju. Beberapa orang mengklaim, hal ini terjadi karena garam bereaksi dengan hormon human chorionic gonadotropin (hCG) yang terdapat di urine ibu hamil. Sedangkan bila hasilnya negatif, maka tak terjadi reaksi apa-apa dalam campuran garam dan urine tersebut alias tetap seperti urine yang bergaram.

Ilustrasi urine manusia Foto: Pixabay/frolicsomepl

Bisakah Tes Kehamilan Menggunakan Garam?

Moms, setelah Anda membaca penjelasan di atas, apakah Anda tertarik mencobanya? Sebab sebenarnya hingga kini belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa tes kehamilan dapat diuji menggunakan garam. Bahkan, belum ada studi yang membuktikan soal garam dapat bereaksi terhadap hormon hCG maupun mendukung tes ini secara umum.

Tak hanya itu, menggunakan garam sebagai tes kehamilan mungkin saja nanti hasilnya akan menimbulkan kekeliruan. Bila Anda mendapat hasil yang positif seperti cara yang dilakukan di atas, belum tentu hasil tersebut dapat dipercaya 100 persen.

Jadi, untuk mengetahui apakah Anda hamil atau tidak, sebaiknya tetap gunakan test pack atau lakukan tes darah. Sebab, dua cara tersebut memiliki tingkat keakuratan hingga 99 persen, Moms. Setelah itu, untuk semakin memastikan kebenarannya, Anda dapat berkunjung ke dokter kandungan.

kumparan post embed