Tidur di Lantai saat Hamil, Apa Manfaatnya?
ยทwaktu baca 3 menit

Beberapa ibu hamil bisa jadi tidak nyaman tidur di kasur yang empuk karena sering menyebabkan sakit punggung dan kegerahan. Hal inilah yang akhirnya membuat beberapa ibu hamil lebih memilih untuk tidur di lantai daripada kasur.
Meski bertekstur keras, ibu hamil mungkin merasa lebih nyaman tidur di lantai karena permukaannya yang rata dan lebih dingin. Ya Moms, bila dilakukan dengan hati-hati, tidur di lantai saat hamil sebenarnya boleh-boleh saja dilakukan.
Pada trimester pertama mungkin ibu hamil masih bisa tidur dan bangun sendiri dari lantai. Tapi saat perutnya mulai membesar, hal ini mungkin akan sulit untuk dilakukan sendiri. Oleh karena itu, bila ingin tidur di lantai, pastikan Anda mampu melakukannya dengan hati-hati atau pastikan ada orang lain yang membantu agar tidak sampai terjatuh.
Mengutip FirstCry Parenting, jika ibu hamil ingin tidur di lantai, jangan lupa juga untuk tetap menggunakan bantal. Bantal akan membantu mempertahankan bentuk tubuh, dan membuat Anda merasa lebih nyaman saat perut semakin membesar.
Selain itu, lapisi lantai dengan matras sebelum Anda bisa tidur di atasnya. Anda juga bisa menggunakan bantal yang dirancang khusus untuk ibu hamil, agar terasa semakin nyaman
Bila dilakukan dengan hati-hati, ada beberapa manfaat yang bisa didapat ibu hamil jika tidur di lantai.
5 Manfaat Tidur di Lantai untuk Ibu Hamil
1. Memberikan kenyamanan saat sakit punggung
Meski tidak banyak bukti ilmiah yang tersedia bahwa tidur di lantai dapat membantu sakit punggung selama kehamilan, tapi beberapa ibu hamil mungkin merasakan kenyamanan tersendiri. Sebab, kasur yang bertekstur empuk justru bisa membuat ibu hamil tidak nyaman.
Seperti dikutip dari When Women Inspire, beberapa ahli dari Harvard Medical School bahkan menyarankan agar ibu hamil menambahkan triplek atau permukaan kayu di bawah kasur bila tekstur dirasa terlalu lembut.
2. Memperbaiki postur tubuh
Saat hamil, ibu memiliki beban yang lebih berat untuk dibawanya beraktivitas seharian. Hal ini biasanya menyebabkan ketegangan pada banyak otot tubuh yang menimbulkan rasa pegal, nyeri hingga kram. Nah, tidur di lantai akan membantu tubuh ibu untuk merasa santai, dan bisa meluruskan tulang punggung, sehingga bermanfaat untuk memperbaiki postur tubuh dan mengurangi rasa sakit.
3. Meningkatkan energi dan kualitas istirahat
Kenyamanan yang didapatkan saat tidur di atas kasur akan membuat ibu hamil menjadi lebih malas untuk bangun dan beraktivitas. Sementara, tidur di lantai akan membantu tubuh ibu lebih tenang dan bangun dengan perasaan lebih berenergi. Tidur di lantai selama kehamilan juga dapat membuat ibu mendapatkan kualitas istirahat yang baik, Moms.
Namun, bila Anda merasa lebih nyaman tidur di kasur, Anda tak perlu memaksakan diri untuk tidur di lantai.
4. Mengurangi gangguan tidur
Gangguan tidur menjadi masalah umum selama kehamilan. Kebanyakan ibu hamil akan kesulitan tidur di malam hari karena insomnia atau gangguan lainnya. Mengutip Sleeper Holic, tidur di lantai akan memberikan ibu hamil ruang sepenuhnya untuk dirinya sendiri. Sehingga, mereka dapat terhindar dari gangguan seperti kasur yang bergoyang di malam hari karena gerakan suami atau anak, yang bisa membuatnya sulit untuk tidur nyenyak.
5. Mengurangi gerah
Suhu tubuh akan meningkat selama kehamilan, sehingga membuat ibu sering kegerahan. Tidur di atas kasur terutama pada siang hari biasanya bisa membuat ibu hamil tidak nyaman karena berkeringat. Selain itu, panas tubuh yang berlebihan saat hamil juga bisa berdampak pada ibu dan janin. Oleh karena itu, tidur di lantai bisa menjadi pilihan untuk mengatasi rasa gerah. Lantai yang dingin akan menyerap panas, sehingga ibu hamil tetap merasa nyaman.
