Tiga Ibu Hamil Korban Bencana Banjir di Aceh Melahirkan Lewat Operasi Caesar
·waktu baca 2 menit

Di tengah suasana darurat akibat banjir dan longsor yang melanda Pidie Jaya, Aceh, tim medis dari Universitas Hasanuddin (Unhas) menjadi harapan baru bagi para ibu hamil yang membutuhkan pertolongan cepat.
Ya Moms, dalam satu malam, tiga operasi caesar berhasil dilakukan di RSUD Pidie Jaya, Rabu (3/12), yang lokasinya juga terdampak bencana.
Menurut anggota tim medis Unhas, dr. Bahrul Fikri Sp.A(K), PhD, yang terlibat langsung dalam operasi caesar tersebut, malam itu penuh ketegangan. Salah satu ibu bahkan datang dengan ketuban pecah dini lebih dari 24 jam, yang membuat tindakan cepat tak bisa ditunda untuk menyelamatkan ibu dan bayinya.
“Ibu pertama kami tangani karena Preeklampsia Berat (PEB), obesitas, dan ketuban pecah dini. Ibu kedua membutuhkan operasi karena riwayat SC sebelumnya dan posisi janin letak lintang. Sementara ibu ketiga juga mengalami PEB,” kata dr. Bahrul dalam keterangannya, dikutip dari Antara.
Syukurnya, seluruh bayi lahir dalam kondisi selamat dengan Apgar Score 7/9, yang menunjukkan kondisi stabil setelah kelahiran.
“[Lahir] dua bayi berjenis kelamin laki-laki, sementara satu bayi perempuan. Satu bayi lainnya masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut saat dibawa ke ruang perawatan,” ujar dr. Bahrul.
Tenaga Kesehatan di RSUD Pidie Jaya Kelelahan, Juga Jadi Korban Bencana
Tantangannya bukan hanya kondisi pasien, Moms. dr. Bahrul mengungkapkan, sebagian dokter kandungan dan dokter anak di RSUD setempat ikut terdampak banjir sehingga kelelahan.
Tim Medis Unhas kemudian mengambil peran untuk mendukung pelayanan kegawatdaruratan obstetri dan pediatri di rumah sakit.
“Kami meminta mereka beristirahat, karena mereka pun terdampak musibah. Untuk sementara sejumlah pasien obgyn dan anak kami bantu tangani,” ungkap dr. Bahrul.
