Kumparan Logo

Tips agar Anak Cepat Tidur di Malam Hari

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak tidur Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak tidur Foto: Shutter Stock

Sudah malam, tapi anak Anda masih saja mengajak bermain dan selalu menolak untuk diajak tidur. Ya Moms, berbeda dengan orang dewasa yang menganggap tidur adalah aktivitas yang menyenangkan, bagi beberapa anak, tidur bukanlah kegiatan yang ditunggu-tunggu.

Tidur larut malam bisa membuat anak bangun kesiangan. Alhasil, ia bisa melewatkan sesi sarapannya. Padahal, sarapan punya banyak manfaat untuk si kecil, seperti meningkatkan konsentrasinya untuk belajar dan memenuhi energinya untuk beraktivitas.

Mengingat tidur tepat waktu sangat penting untuk tumbuh kembang anak, dilansir Parenting First Cry, berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar anak bisa tidur malam tepat waktu.

1. Punya jadwal harian yang rutin

Bila selama ini Anda tidak memiliki jadwal kegiatan harian anak, coba mulai buat dan lakukan dari sekarang. Dengan menerapkan jadwal harian, anak jadi lebih disiplin dalam menjalankan aktivitasnya. Misalnya saja, setelah makan malam, anak akan mengerjakan tugas sekolahnya, lalu minum segelas susu dan tidur.

2. Buat kamar menjadi nyaman

ilustrasi kamar anak Foto: Shutterstock

Menurut penelitian, kondisi kamar punya peran besar untuk membuat anak cepat tidur. Misalnya saja, meredupkan cahaya atau mematikan lampu, serta memastikan suhu kamar anak sejuk.

3. Membacakan dongeng

Membacakan anak dongeng. Foto: Shutterstock

Bila anak Anda masih balita, maka cobalah untuk membacakannya dongeng sebelum tidur. Penelitian mengungkapkan jika membacakan dongeng bisa meningkatkan kualitas tidur pada anak di bawah 6 tahun.

4. Hindari bermain gadget sebelum tidur

anak main gadget Foto: Shutterstock

Bermain gadget memang sah-sah saja dilakukan, namun pastikan Anda memberikan batasan waktunya. Studi mengungkapkan bila cahaya yang dipancarkan dari layar komputer, ponsel, dan televisi bisa menghambat produksi melatonin yakni hormon yang diproduksi oleh kelenjar pineal sebagai pemicu rasa kantuk.

5. Konsumsi makanan yang tepat

Ilustrasi anak makan sayur. Foto: Shutter Stock

Moms, kebiasaan makan anak ternyata bisa memengaruhi kemampuan si kecil untuk bisa tidur nyenyak. Penelitian yang dilakukan di Columbia University, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa makan makanan berlemak dan manis dapat mengganggu kualitas tidur. Sementara memberikan pisang yang memiliki kandungan triptofan dapat membantu membuat anak tidur lebih cepat.

6. Rajin olahraga

Sebuah studi yang dilakukan di Monash University, Australia, menjelaskan jika olahraga tidak hanya membuat tubuh menjadi bugar, tapi juga bisa meningkatkan kualitas tidur anak, Moms. Jadi, mulai sekarang, pastikan anak punya aktivitas fisik yang rutin dilakukan, ya.

7. Jadikan jam tidur menyenangkan

com-Ilustrasi anak sedang tidur Foto: Shutterstock

Memaksa anak untuk tidur sering kali jadi pilihan yang buruk. Bahkan, tidak menutup kemungkinan si kecil justru jadi tidak bisa tertidur sepanjang malam. Karenanya, Anda perlu membuat momen tidur menjadi menyenangkan, misalnya dengan membiarkan anak tidur bersama boneka kesayangannya.

8. Berikan pengertian

Cara terakhir adalah komunikasikan dengan anak. Bila si kecil sudah berusia 5 sampai 8 tahun, bicarakan padanya bahwa tidur sangat penting. Sebab, kualitas tidur yang buruk bisa membuat anak lemas dan tidak semangat dalam beraktivitas.

kumparan post embed

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!