Tips Agar Anak Suka Menolong Seperti Joni Si Pemanjat Tiang Bendera

Seorang anak SMP asal NTT bernama Joni mendadak viral di media sosial karena aksinya memanjat tiang bendera saat upacara. Bukan karena iseng, aksi itu dilakukan Joni untuk memperbaiki tali bendera yang tersangkut.
Meski mendapat banyak pujian dari netizen, aksi memanjat tiang bendera tanpa pengaman yang dilakukan Joni tidak sepatutnya ditiru oleh anak. Aksi tersebut jelas bisa membahayakan si kecil, Moms. Meski begitu, sifat Joni yang suka menolong bisa dijadikan teladan untuk anak-anak.
Semua ibu tentu ingin punya anak yang suka menolong dan pemberani seperti Joni. Perlu diingat Moms, bahwa sosialisasi pertama anak didapatkan dari keluarga. Sehingga, ibu bisa kok mendidik anak sejak dini agar saat besar nanti, si kecil suka menolong seperti Joni. Berikut yang bisa ibu lakukan:

1. Berikan Contoh

Sama halnya seperti bayi yang belajar bicara atau belajar berjalan, ia melakukannya lewat contoh dari orang-orang di sekitar. Anda harus memberi contoh sebelum menginginkan anak Anda mempraktikannya. Misalnya Anda ingin setelah anak selesai makan, ia bisa meletakkan piringnya di bak cucian. Nah Anda harus melakukan hal yang sama dan konsisten. Tanpa Anda sadari, anak selalu memperhatikan kebiasaan Anda dan perlahan mengikutinya.
Namun jika ibu tidak konsisten dan kadang-kadang berantakan, anak juga akan melakukan hal yang sama. Ketika Anda memintanya untuk beres-beres bisa jadi ia membalas, “Kan mama juga biasanya berantakan”.
2. Rajin Mengapresiasi Usahanya

Sama halnya seperti orang dewasa, anak Anda juga suka dipuji. Saat ia melakukan sesuatu positif, seperti membereskan mainannya sendiri, berikanlah pujian. Katakan Anda menyukai bantuannya. Makin sering ibu mengatakannya, kalimat itu makin tersugesti dalam diri anak lalu menjadi bagian dari kepribadiannya.
3. Tunjukkan Bahwa Anda Membutuhkan Bantuannya

Sifat suka menolong juga perlu dilatih, Moms. Agar anak makin terbiasa menolong, berikanlah ia tugas. Tunjukkan bahwa Anda membutuhkan bantuannya. Mulai dari hal sederhana saja, seperti memasukkan mainan dalam boks, menutup pintu, atau meletakkan piring di rak.
Semakin sering ia latihan, semakin ia terbiasa menolong. Jangan lupa untuk mengapresiasi bantuannya ya, Moms.
4. Libatkan Anak dalam Aksi Sosial

Hal ini akan memunculkan sikap empati dalam diri anak. Tunjukkan bahwa bukan hanya keluarga kecilnya yang bisa ia bantu, melainkan juga orang lain. Melibatkan si kecil dalam aksi sosial juga membuat si kecil lebih peka dan mudah bersosialiasi. Ibu bisa mengajak anak ke panti asuhan, kerja bakti di komplek rumah, dan lain-lain.
5. Merasa Bangga Saat Si Kecil Peduli dengan Sesama

Kebanyakan orang tua merasa lebih bangga pada prestasi anak daripada rasa kepeduliannya terhadap sesama. Inilah yang perlu diluruskan.
Tekankan pada anak bahwa rasa peduli pada teman juga bisa dibanggakan. Katakan padanya bahwa yang paling penting adalah menjadi anak baik yang menghargai sesama. Sehingga, ia tak hanya peduli pada nilai ujiannya di sekolah saja, namun juga harus peduli dan berbuat baik kepada teman.
Nah Moms, sekali lagi tekankan pada anak, bahwa aksi berbahaya yang dilakukan Joni tak selayaknya untuk ditiru. Namun, anak bisa belajar dari sifat suka menolong yang ada pada diri Joni.
