Tips agar Berhubungan Seks Usai Melahirkan Tak Terasa Sakit

Beberapa wanita mungkin merasa takut untuk kembali berhubungan seks usai melahirkan. Salah satu alasan yang paling umum, biasanya karena takut berhubungan seks bisa sangat menyakitkan bila tidak dilakukan dengan tepat.
Ya Moms, hal itu memang mungkin saja terjadi, apalagi jika Anda melahirkan secara normal. Dilansir Soul Source, dr. Susie Gronski, seorang dokter terapi fisik dari Amerika Serikat, menjelaskan ada beberapa penyebab mengapa berhubungan seks bisa terasa menyakitkan usai melahirkan.
Pertama adalah karena adanya perubahan hormon estrogen akibat aktivitas menyusui. Menurunnya kadar estrogen bisa jadi penyebab libido Anda menjadi rendah dan berkurangnya pelumas alami yang ada di vagina.
Kedua, adanya bekas luka robekan episiotomi. Sebuah studi menunjukkan bahwa wanita mendapat episiotomi saat melahirkan biasanya akan mengalami nyeri lebih besar ketika berhubungan seks.
Ketiga, kurang tidur. Ibu baru biasanya akan menurun gairahnya karena kelelahan mengurus bayinya. Sehingga kepekaan terhadap respons rasa sakit lebih besar dan memengaruhi fungsi tubuh lainnya seperti kekebalan tubuh dan kesehatan hormon.
Keempat, biasanya berkaitan dengan rutinitas Anda sebagai ibu baru. Ya, mungkin Anda sedang menikmati menjadi seorang ibu baru sehingga bercinta bersama suami menjadi pilihan terakhir setelah mengurus anak.
Kelima, tubuh biasanya memproteksi diri terhadap rasa sakit. Berhubungan seks seharusnya menjadi kegiatan yang menyenangkan. Namun karena rasa sakit yang Anda alami, tubuh kemungkinan akan merespons sehingga menciptakan proteksi di otot dasar panggul Anda. Jadi bila terjadi penetrasi, kemungkinan Anda merasakan ketegangan di bawah panggul dan itu bisa menjadi hal yang menyakitkan, Moms.
Meskipun berhubungan seks usai melahirkan memang bisa terasa sakit, tapi bukan berarti tidak bisa melakukannya. Tenang saja, Anda tetap bisa kok menikmati momen bercinta setelah melahirkan. Anda bisa mengikuti beberapa tips ini, agar berhubungan seks usai melahirkan tidak terasa menyakitkan, Moms.
1. Menggunakan Pelumas
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, berkurangnya hormon estrogen membuat pelumas alami yang ada di dalam vagina menjadi berkurang. Sehingga penetrasi pun akan sulit dilakukan. Jadi cobalah gunakan pelumas yang aman untuk meminimalkan kekeringan yang ada pada vagina, sehingga rasa sakitnya pun akan berkurang.
2. Sex Toys
Perasaan dan mood yang baik bisa membuat penetrasi lebih mudah dilakukan. Jika Anda belum siap untuk melakukan penetrasi dengan pasangan, Anda bisa menggunakan sex toys yang sesuai dengan ukurannya. Sex toys seperti dilator akan membantu otot-otot dasar panggul terbiasa lagi dengan kegiatan seks. Yang terpenting, jangan lupa untuk selalu mencuci bersih sex toys usai digunakan, Moms.
3. Beristirahatlah
Waktu adalah hal yang sangat berharga bagi ibu baru, karena harus diakui, merawat bayi baru lahir bisa jadi sangat melelahkan. Anda pun kemungkinan sulit untuk menemukan waktu untuk me time.
Nah Moms, sebelum berhubungan seks dengan suami, ada baiknya Anda menyenangkan diri sendiri dulu. Istirahat yang cukup akan membuat tubuh Anda lebih rileks dan pikiran Anda lebih tenang, sehingga aktivitas seks pun akan terasa lebih menyenangkan.
4. Bangun Romantisme dengan Suami
Tak ada salahnya untuk menghabiskan waktu berdua dengan suami usai melahirkan, Moms. Tapi, tunggulah hingga si kecil benar-benar siap untuk bisa ditinggal sementara waktu. Misalnya, ketika usianya memasuki 1 bulan dan bisa dititipkan ke orang tua atau pengasuh yang bisa dipercaya.
Saat berdua dengan suami, bahaslah sesi bercinta paling berkesan yang pernah Anda dan pasangan lakukan. Aktivitas ringan seperti ini bisa membangun mood yang lebih baik lagi untuk memasuki sesi yang lebih intim bersama suami, Moms.
