Kumparan Logo

Tips Aman Mewarnai Rambut bagi Ibu Menyusui

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mewarnai rambut di rumah. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mewarnai rambut di rumah. Foto: Shutter Stock

Ibu menyusui harus selektif dalam menggunakan produk kecantikan. Sebab, tidak semua produk aman digunakan selama menyusui. Termasuk, saat Anda memutuskan untuk mewarnai rambut.

Walaupun menurut Layanan Kesehatan Nasional, Inggris (NHS UK), tidak akan ada masalah jika ibu menyusui mewarnai rambut, karena sangat sedikit senyawa pewarna yang bisa masuk ke dalam aliran darah. Kemudian, belum ada bukti juga bahwa senyawa kimia dari cat rambut bisa masuk ke dalam ASI.

Meski begitu, ada baiknya Anda tetap berhati-hati jika ingin mewarnai rambut. Nah Moms, berikut beberapa tips aman mewarnai rambut bagi ibu menyusui.

Beberapa Tips Aman Mewarnai Rambut bagi Ibu Menyusui

Ilustrasi mewarnai rambut di rumah. Foto: Shutte Stock

1. Pilih pewarna rambut tidak permanen

Mengutip Cancer, pewarna rambut yang tidak permanen tidak akan masuk ke batang rambut dan akan tetap berada di permukaan. Ini lebih aman jika dibandingkan dengan pewarna rambut semi permanen dan permanen, yang dapat masuk ke batang rambut dan mencapai aliran darah.

2. Gunakan warna yang lebih lembut

Gunakan warna yang lebih lembut atau terang. Sebab, warna yang lebih gelap kemungkinan besar mengandung lebih banyak zat pewarna dan senyawa pengikat warna lainnya yang mungkin berbahaya.

Ilustrasi mewarnai/cat rambut Foto: Shutter Stock

3. Periksa bahan pewarna

Anda harus memeriksa kandungan pewarna rambut, baik mewarnai sendiri di rumah atau di salon. Sebab pewarna rambut permanen kemungkinan besar mengandung senyawa yang berpotensi berbahaya, seperti fenol, amina aromatik, dan hidrogen peroksida.

4. Lakukan tes untai

Oleskan sedikit pewarna rambut pada sehelai rambut dan sepetak kecil kulit kepala untuk memeriksa apakah ada reaksi alergi atau tidak. Walaupun alergi pewarna rambut jarang terjadi, namun risikonya mungkin lebih tinggi jika Anda menggunakan pewarna rambut permanen yang mengandung paraphenylenediamine (PPD). Jadi coba perhatikan, apakah timbul ruam, gatal-gatal, atau iritasi usai melakukan tes untai.

Ilustrasi mewarnai rambut di rumah. Foto: Shutte Stock

5. Jangan mewarnai rambut dekat bayi

Jika ingin mewarnai rambut sendiri di rumah, pilihlah ruangan yang berventilasi baik dan harus jauh dari bayi. Sebab, seperti dikutip dari Mom Junction, pewarna rambut yang paling aman pun tetap mengandung senyawa yang mudah menguap dan dapat mengiritasi saluran udara. Kemudian pastikan Anda mandi dan membilas pewarna sebelum memegang bayi ya, Moms.