Kumparan Logo

Tips Aman Naik Turun Tangga saat Hamil

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ibu hamil naik turun tangga Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ibu hamil naik turun tangga Foto: Shutter Stock

Saat hamil, ibu perlu berhati-hati dengan semua aktivitas yang dilakukannya. Jangan sampai mengundang risiko pada kesehatan dan keselamatan diri sendiri maupun bayi di dalam kandungan.

Salah satu aktivitas yang perlu diperhatikan saat hamil adalah naik turun tangga. Ya Moms, ini mungkin terlihat sebagai aktivitas biasa yang kerap dilakukan banyak orang, termasuk ibu hamil.

Tapi, naik turun tangga justru termasuk aktivitas berbahaya bila dilakukan oleh ibu hamil. Meski demikian, bukan berarti ibu hamil tidak boleh naik tangga sama sekali.

Naik turun tangga masih bisa dikatakan aman jika dilakukan pada masa-masa awal kehamilan, saat ibu hamil masih bisa menjaga keseimbangan tubuhnya dengan baik.

Ibu hamil naik turun tangga Foto: Shutter Stock

Sebuah jurnal yang terbit di American Heart Association menyebutkan bahwa naik turun tangga selama kehamilan dapat menurunkan risiko preeklamsia pada ibu hamil. Naik turun tangga juga dinilai dapat memberikan manfaat yang sama dengan olahraga bagi ibu hamil yang kurang aktif bergerak.

Untuk mendapatkan manfaat baik tersebut, maka Anda harus melakukan aktivitas naik turun tangga dengan aman selama kehamilan.

Merangkum Mom Junction dan Being The Parent, ada cara naik turun tangga yang relatif lebih aman untuk ibu hamil.

Cara Naik Turun Tangga yang Aman untuk Ibu Hamil

Ibu hamil naik turun tangga Foto: Shutter Stock

1. Pegangan

Saat menaiki atau menuruni tangga, ibu hamil harus menggunakan sisi tangga untuk berpegangan. Bila ibu hamil memegang sesuatu di satu tangan, maka tangan lainnya harus digunakan untuk menggenggam pegangan tangga dengan kuat.

2. Jangan naik tangga saat gelap

Pastikan tangga memiliki penerangan yang baik untuk melihat anak tangga dengan jelas. Ibu hamil sebaiknya menghindari naik turun tangga saat gelap. Pencahayaan yang kurang biasanya membuat seseorang melewati dua anak tangga sekaligus tanpa disadari.

Ibu hamil naik turun tangga Foto: Shutter Stock

3. Permukaan tangga harus kering

Ibu hamil juga perlu mengetahui tangga dalam keadaan basah atau kering. Pastikan untuk menaiki atau menuruni tangga dalam keadaan lantainya kering. Permukaan yang basah dan licin dapat menyebabkan ibu hamil terpeleset.

4. Jangan terburu-buru

Sebaiknya ibu hamil berjalan dengan perlahan saat naik turun tangga. Melangkah dengan terburu-buru tidak hanya membuat ibu hamil kelelahan, tapi juga bisa membahayakan keselamatannya. Coba berhenti sejenak saat napas sudah mulai terengah-engah, baru kemudian melanjutkan perjalanan.

5. Pastikan karpet tidak longgar

Beberapa rumah memiliki tangga yang dilapisi dengan karpet. Bila Anda memiliki jenis tangga yang seperti ini, maka pastikan karpet terpasang erat ke lantai dan tidak longgar. Karpet yang longgar akan mudah bergeser saat diinjak, sehingga bisa menyebabkan siapa pun terpeleset.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis