Kumparan Logo

Tips Atasi Saluran ASI yang Tersumbat

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi saluran ASI tersumbat. Foto: Foto: Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi saluran ASI tersumbat. Foto: Foto: Shutterstock.

Pernah merasakan payudara membengkak, tapi ASI tak keluar ketika menyusui si kecil? Bila ya, mungkin salah satu penyebabnya karena saluran ASI Anda tersumbat, Moms. Saluran ASI yang tersumbat bisa terjadi ketika ASI yang diproduksi lebih cepat daripada kemampuan bayi menyusu atau bisa jadi karena Anda terlambat mengosongkan payudara, Moms.

Jika sudah begini, Anda akan merasakan jaringan di sekitar payudara menjadi membengkak, meradang, hingga terasa sakit saat disentuh. Dilansir What to Expect, penyebab kondisi ini bisa karena bayi mengalami kesulitan saat mengisap payudara, melewatkan waktu menyusui atau memompa ASI, Anda terpisah dari bayi, atau bisa juga karena mengenakan bra terlalu ketat, Moms.

Jika sudah begini, mungkin Anda mengalami rasa nyeri ketika menyusui, dan bila tak segera ditangani akan menyebabkan penyakit mastitis yaitu peradangan di jaringan payudara. Nah, mengutip La Leche League International, berikut ini adalah cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya.

payudara sakit saat menyusui Foto: Shutterstock

Cara Mengatasi Saluran ASI yang Tersumbat

- Isi baskom dengan air hangat dan membungkuklah untuk merendam payudara Anda. Pijat area tersebut dengan lembut ketika Anda merasakan air hangat menyentuh daerah yang sakit. Kemudian, cobalah menyusui kembali.

- Pijat lembut payudara pada area yang terasa keras saat bayi Anda menyusu.

- Usahakan untuk menyusui bayi Anda di sisi yang sakit, berganti posisi sehingga dagu dan hidungnya secara bergantian menunjuk ke arah saluran yang tersumbat. Bereksperimenlah dengan berbagai posisi, mulai dari duduk hingga berbaring.

- Jika memungkinkan, longgarkan pakaian atau tidak menggunakan bra dulu selama beberapa hari.

- Pastikan payudara Anda sudah nyaman di akhir waktu menyusui untuk menghindari pembengkakan lebih lanjut.

- Periksa selalu posisi pelekatan bayi Anda untuk membantu pengosongan payudara Anda secara optimal untuk mencegah kondisi ini terjadi lagi, Moms.

Ilustrasi memijat payudara Foto: Shutterstock

Namun jika Anda mengalami saluran yang tersumbat berulang kali dan tidak disebabkan oleh pelekatan si kecil, cobalah untuk mengurangi konsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh. Selain itu, kurangi asupan natrium, sebab natrium menyebabkan retensi cairan yang menyebabkan wanita menyusui rentan terhadap infeksi apapun termasuk mastitis.

Nah Moms, Anda juga sebaiknya berkonsultasi ke dokter bila kondisi ini tak kunjung membaik. Hal ini penting dilakukan agar Anda mendapatkan penanganan yang tepat.