Tips Berikan Nutrisi dan Stimulasi untuk Si Kecil di Tengah Pandemi Corona

Adanya pandemi corona membuat Anda dan keluarga harus tetap berada di dalam rumah guna terhindar dari penyebaran virus berbahaya itu. Nah Moms, selagi #dirumahaja, Anda bisa lebih memperhatikan nutrisi dan stimulasi untuk Si Kecil. Apalagi, jika ia masih berada di usia emas atau golden age, yaitu di umur 0-5 tahun.
Lantas, nutrisi dan stimulasi apa yang sebaiknya diberikan ibu untuk Si Kecil selama #dirumahaja?
Sebagai orang tua, ibu harus mengawasi Si Kecil dan memastikan aktivitas yang dilakukannya aman. Sementara itu, asupan nutrisi yang baik dapat merangsang perkembangan otak mereka sehingga bisa berfungsi lebih optimal.
Untuk membantu para ibu memberikan nutrisi dan stimulasi yang tepat di masa pandemi seperti ini, kumparanMOM Playdate bersama Morinaga dengan tema #WaktuTakBisaKembali mengadakan bincang-bincang virtual dengan membahas topik ‘Nutrisi dan Stimulasi yang Tepat untuk Si Kecil di Tengah Pandemi’ pada Minggu (17/5) di channel YouTube kumparan.
Acara tersebut diawali dengan sambutan dari Yufienda Novitasari yang mewakili kumparanMOM. Ia menjelaskan bahwa momen #dirumahaja ini bisa diambil sisi positifnya, yaitu jadi lebih dekat dengan keluarga.
“Tak terasa kita sudah dua bulan lebih berada di rumah aja. Mungkin sudah ada yang mulai bosan, tapi sebenarnya kalau kita ambil sisi positifnya, momen di rumah aja bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan bonding bersama keluarga, pasangan dan punya banyak waktu lebih banyak untuk anak,” jelasnya.
Lebih lanjut Yufienda mengatakan bahwa selain punya waktu lebih banyak, Anda bisa menjadikan momen di rumah aja dapat dimanfaatkan untuk menstimulasi kecerdasan dan tumbuh kembang anak anak melalui banyak cara, salah satunya bermain.
“Momen di rumah aja juga bisa kita manfaatkan untuk lebih memperhatikan nutrisi anak, menyiapkan makanan bergizi untuk anak. Apalagi di tengah kondisi pandemi seperti ini kita tahu kalau salah satu cara untuk menjaga tubuh terhindar dari virus adalah dengan menjaga pola makan yang sehat. Selain itu, di rumah aja bisa Anda manfaatkan untuk bermain bersama anak sekaligus untuk menstimulasi kecerdasan dan tumbuh kembang anak,” lanjutnya.
Seorang ibu muda sekaligus Momfluencer, Jennifer Arnelita juga ikut berbagi kesehariannya selama #dirumahaja bersama anaknya, Ghilli. Jennifer juga menceritakan bagaimana dirinya mengatasi kebosanan sang anak ketika berada di rumah selama masa pandemi ini.
“Awalnya memang sulit, aku yakin semua Moms disini merasakan hal yang sama. Apalagi Ghilli kalau sudah minta ke playland. Nah, dimulai dari ketidaksengajaan, aku udah lama pakai Morinaga. Setelah adanya pandemi ini, aku bergabung dengan Morinaga Rewards Club. Disitu aku jadi tahu tentang MIPP (Morinaga Mi Play Plan). Aku langsung masuk aja ke website-nya, disitu pokoknya banyak banget ide-ide bermain yang sesuai dengan minat anak Anda,” jelas Jennifer.
“Aku jamin ya para Moms, itu anak selain happy, mereka juga bisa lebih kreatif,” tambahnya.
Sama seperti ibu pada umumnya, Jennifer juga punya kekhawatiran dalam menghadapi pandemi COVID-19. Berbagai pencegahan juga dilakukannya, salah satunya adalah berusaha lebih positif, tidak panik, serta menjelaskan kepada anak tentang apa itu COVID-19.
“Langkah pencegahan yang dilakukan adalah berusaha tetap positif, agar tetap tenang dan gak panik. Aku juga jelasin ke Ghilli tentang virus corona yang dapat bikin sakit. Karena Ghilli juga gak suka sakit. Aku paling kasih contoh untuk tetap menjaga kebersihan dengan mencuci tangan. Untuk kesehatan daya tahan tubuhnya dan gak mudah sakit, selain memberi masakan yang bergizi. Aku juga pastikan asupan nutrisinya Ghilli dengan konsumsi susu selama dua hari sekali,” tutur Jennifer.
Selain memberi penjelasan serta contoh untuk menjaga kebersihan, Jennifer juga menjaga daya tahan tubuh Ghilli dengan memberikannya nutrisi bergizi.
“Tapi buatku, merasa penting untuk melengkapi nutrisinya Ghilli dengan minum susu Chil School Platinum dari Morinaga Platinum MoriCare Zigma. Itu sudah jelas memiliki kandungan yang baik untuk daya tahan tubuh,” ungkapnya.
Susu Chil School Platinum dari Morinaga Platinum MoriCare Zigma dilengkapi dengan triple bifidus yang merupakan kombinasi tiga bakteri baik untuk kesehatan saluran pencernaan. Sebab, pencernaan itu adalah otak kedua anak. Karenanya, jika pencernaan Si Kecil sehat dan baik, otomatis penyerapan semua nutrisinya juga akan baik, Moms.
Jennifer melanjutkan, karena ia tak bisa mengulang waktu, maka ia berusaha memastikan untuk memberikan nutrisi terbaik kepada anaknya agar tumbuh kembangnya lebih optimal.
“Aku itu sadar banget kalau waktu tak bisa kembali. Masa pertumbuhan di saat golden period enggak bisa diulang lagi kan. Nah, aku harus memastikan tuh kalau aku enggak boleh salah pilih nutrisi untuk Ghilli. Aku tipe yang setuju dengan kalimat, ‘Masa depan anak juga tanggung jawab orang tuanya’. Di usia keemasannya, aku berarti wajib untuk mendampingi dan memberikan ghilli stimulasi dan nutrisi yang baik juga,” tuturnya.
Tak lupa, dirinya juga memberikan tips kepada para ibu dan orang tua di luar sana yang merasakan kekhawatiran yang sama seperti dirinya dalam menjaga kesehatan Si Kecil di tengah pandemi ini.
“Manfaatkan waktu selama pandemi ini sebaik mungkin bersama anak dan keluarga karena #waktutakbisakembali. Karena situasi ini memang sudah diberikan kepada kita untuk kita lebih dekat dengan keluarga ataupun mengenal anak kita. Pastikan juga lengkapi nutrisi Si Kecil dengan Morinaga Platinum Moricare Zigma. Dengan triple bifidus dengan pertahanan tubuh ganda ini bisa membuat daya tahan tubuh Si Kecil kuat dan gak gampang sakit. Dan kecerdasan multitalentanya juga meningkat jadi anak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal!” tutupnya.
Moms, di tengah pandemi seperti ini, berbicara mengenai asupan nutrisi untuk Si Kecil sangat penting. Bukan hanya untuk kecerdasannya, namun juga meningkatkan daya tahan tubuh serta imunitasnya dengan baik.
“Memang nutrisi sangat penting sekali. Periode emas adalah periode yang sangat krusial sekali. Jadi, usia emas tidak bisa diulang kembali. Pada masa emas ini, otak maupun saluran cerna Si Kecil berkembang dengan baik. Banyak hal-hal yang perlu diperhatikan di masa golden age ini,” jelas dr. Mul.
“Terapkan physical distancing, cegah anak untuk keluar rumah. Jika harus keluar rumah, terpaksa harus mandi segera, kalau batuk harus dicover. Selanjutnya, nutrisi yang perlu dianjurkan adalah protein, mineral, dan vitamin. Berbicara mengenai protein berhubungan dengan sel darah putih hingga antibodi. Vitamin sendiri membantu saluran cerna supaya virus tidak menempel di saluran cerna,” jelasnya.
“Bagaimana dengan susu pertumbuhan? Yang perlu dicatat, bahwa susu pertumbuhan adalah susu yang diperuntukan untuk anak usia 1-5 tahun dan diperkaya dengan nutrisi-nutrisi yang disebut dengan functional food yang merupakan nutrisi yang memang memberikan manfaat pada kesehatan,“ tutur dr. Mul.
dr. Mul mengatakan bahwa saluran cerna Si Kecil jika fungsinya tidak optimal dapat mempengaruhi kesehatannya. Selain bisa menimbulkan penyakit, juga dapat mempengaruhi mood Si Kecil.
“Untuk menjadi tumbuh kembang optimal di tengah pandemi seperti saat ini memang kita harus melakukan physical distancing dulu, pola hidup bersih sehat, kemudian tambahkan nutrisi yang seimbang untuk otak, daya tahan tubuh serta tumbuh kembang optimalnya. Pemberian probiotik triple bifidus bacterium akan membantu menjaga ketahanan daya tahan tubuh Si Kecil, Karena memang saluran pencernaan adalah the second brain. Jadi jika salurn cernanya bagus, maka otak berkebang dengan baik juga. Dan jangan lewatkan golden period Si Kecil,” jelasnya.
Perlukah memberikan Si Kecil suplemen tambahan untuk menjaga daya tahan tubuhnya terlebih di tengah pandemi COVID-19?
Menjawab pertanyaan itu, dr. Muliawan Mansyur menjelaskan bahwa selain daripada makanan yang sehat, susu pun sudah dapat menjadi suplemen tambahan yang kaya akan vitamin bagi anak.
“Jika Si Kecil sudah mengonsumsi makanan yang cukup, kemudian ada protein, karbohidrat, sayuran yang lengkap, apalagi susu pertumbuhan. Susu pertumbuhan sendiri sudah memiliki vitamin dan mineral yang berderet, sebenarnya sudah cukup. Namun jika khawatir, konsultasikan dulu ke dokternya dulu. Karena ada beberapa vitamin dan mineral yang tidak boleh diberikan dalam jangka lama pada anak, “ jelasnya.
Setelah sharing sesion, selanjutnya ada bincang-bincang tentang bermain sebagai stimulasi talenta anak. Nah, dalam rangka mendukung anak agar berprestasi, banyak hal yang perlu dipersiapkan oleh para orang tua. Salah satunya adalah mempersiapkan metode stimulasi.
Irma Gustiana A, M.Psi, Psi selaku Psikolog anak dan keluarga akan mengajak Anda untuk membahas bagaimana mengoptimalisasi karakter dan kecerdasan anak dengan bermain, Moms.
Di usia emasnya, stimulasi yang tepat akan mendukung pertumbuhan kognitif, fisik, sosial dan emosional anak. Ya Moms, anak juga belajar melalui apa yang ia lihat, dengar, rasakan dan alami dari lingkungannya. Stimulasi yang tepat dapat membuat Si Kecil mudah beradaptasi dan cerdas dalam berpikir serta bertindak. Maka peran orang tua sangat penting dalam mendukung kecerdasan anak, Moms.
Howard Gardenerd menyebutkan ada delapan kecerdasan majemuk anak yaitu lingusitik, logika matematika, musikal, kinestetik, visual spasial, interpersinal, intrapersonal dan naturalis.
“Nah, memang setiap kecerdasan dapat saling melengkapi dan juga distimulasi. Nah, bagaimana sih caranya kita menstimulasi kecerdasan anak? Karena dunia anak adalah dunia bermain, maka bermain adalah salah satu metode pendekatan yang sangat tepat dan baik untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak sejak kecil, Moms,” tutur Irma.
“Stimulasi dengan bermain ini adalah metode yang sangat tepat dan dapat diberikan kepada anak tanpa batas waktu. Ketika anak masih kecil anak sulit untuk mengekspresikan diri, tapi ketika dengan mainan, kita jadi lebih memahami tentang apa yang ingin mereka sampaikan. Mungkin dengan cara bergambar, dengan mereka mengeksplorasi ide-ide dan imajinasinya,” tambahnya.
“Stimulasi dengan bermain ini memiliki banyak manfaat, Moms, Salah satunya adalah akan memungkinkan terjadinya bonding. Jalin kedekatan sejak dini serta membuat anak merasa dirinya diperhatikan oleh orangtua. Bermain juga dapat mengasah seluruh aspek kecerdasan anak,” ucap Irma.
Bermain juga dapat mengurangi ketegangan, Moms. Seperti yang kita ketahui, dengan adanya situasi pandemi seperti ini, ketika anak dibatasi kegiatannya dan tidak bisa keluar rumah, maka Si Kecil juga berisiko bisa stres. Nah, mengajak anak bermain dapat mengurangi ketegangan dan kecemasan.
Namun, bagaimana membuat permainan yang menarik untuk si ecil dan tidak membosankan? Nah, ide-ide permainan yang menarik bisa Anda dapatkan melalui MIPP (Morinaga Mi Play Plan). Ini merupakan situs yang memiliki beragam ide-ide permainan yang dapat mengasah multiple intelligence pada anak.
Irma Gustiana mengajak para ibu dan Si Kecil untuk ikut membuat karya melalui ide yang diambil dari MIPP. Permainan yang dibuat pada hari itu adalah bermain monster pemilah warna. Berbagai bahan dan peralatan yang dibutuhkan hingga cara membuat juga dijelaskan dalam website www.morinagamiplayplan.com
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Morinaga.
