Tips Dampingi Anak saat Hybrid Learning di Sekolah
·waktu baca 2 menit

Setelah hampir dua tahun anak melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat pandemi COVID-19, perlahan mulai si kecil kini mulai beradaptasi lagi dengan mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM). Meski begitu, tak sedikit sekolah yang memilih menerapkan hybrid learning atau campuran antara PJJ dan PTM karena dinilai efektif untuk anak.
Menurut psikolog anak dan keluarga Samantha Elsener, M.Psi, orang tua perlu mendukung dan mendampingi anak selama mengikuti hybrid learning. Bagaimana caranya? Berikut ini beberapa tips yang dijelaskan Samantha dalam webinar bertajuk “Parent Hub: Buat Belajar Lebih Bermakna” yang diadakan oleh Zeniusland pada Sabtu (21/05).
Tips bagi Orang Tua untuk Mendukung dan Mendampingi Anak saat Hybrid Learning
1. Mengikuti Perkembangan Teknologi
Meskipun anak yang terlibat dalam hybrid learning, orang tua tetap perlu ikut andil dengan cara mengikuti perkembangan teknologi yang digunakan anak selama proses pembelajaran.
“Nanti efeknya kalau kita enggak ngikutin, kita akan jadi ketinggalan. Kalau kita ketinggalan, anak-anak kita akan semakin ketinggalan gitu, enggak bisa ngikutin perkembangan zaman dan berkompetisi dengan perkembangan zaman itu sendiri,” jelas Samantha.
2. Dorong Kemampuan Adaptif dan Fleksibilitas Anak
Dengan campuran antara sistem PJJ dan PTM, anak diharapkan lebih cepat beradaptasi dan fleksibel dalam mengikuti pembelajaran. Ia perlu mengoperasikan beberapa aplikasi atau situs web yang digunakan sekolah untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Di sisi lain, anak juga diharapkan mampu bereksperimen sesuai dengan daya kreativitasnya
Dalam hal ini, orang tua juga perlu untuk beradaptasi mengikuti cara belajar anak. Anda mungkin bisa membantu si kecil dengan menyediakan alat dan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk bereksperimen di rumah, Moms.
3. Pantau Perkembangan Belajar Anak
Ya Moms, penting bagi orang tua untuk selalu memantau perkembangan belajar anak selama mengikuti hybrid learning. Tujuannya agar orang tua dapat membantu anak untuk membangun pemahaman terhadap materi yang si kecil dapatkan dari sekolah.
“Supaya enggak panik ya, kita biasakan dulu untuk melihat dulu sebenarnya belajar anak sudah sampai mana,” kata Samantha.
Beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua selama mendampingi anak saat hybrid learning yaitu mengajak anak bermain untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, bertanya pada anak untuk meningkatkan daya berpikir kritis dan kreatif, dan mengajak si kecil mengulangi belajar materi tertentu untuk melatih daya konsentrasinya.
“Peran kita tidak berganti menjadi guru, tapi peran kita tetap sebagai orang tua mendampingi anak belajar, bukan mengajarkan anak belajar,” tegas Samantha.
