Kumparan Logo

Tips dari Psikolog Agar Tetap Bonding dengan Anak Meski Sibuk Bekerja

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tips dari Psikolog Agar Tetap Bonding dengan Anak Meski Sibuk Bekerja. Foto: Art_Photo/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Tips dari Psikolog Agar Tetap Bonding dengan Anak Meski Sibuk Bekerja. Foto: Art_Photo/Shutterstock

Di zaman sekarang, banyak wanita yang tidak hanya berurusan dengan rumah tangga dan mengurus anak saja. Ya Moms, kini tidak sedikit para ibu yang juga menjadi wanita karier, bahkan bisa mencapai jabatan tinggi seperti pria.

Memutuskan menjadi seorang ibu bekerja tentu tidak mudah bagi setiap wanita. Salah satunya harus siap waktunya berkurang bersama keluarga. Meski begitu, sebenarnya tetap ada cara bagi orang tua yang ingin tetap dekat dengan si kecil, walaupun sehari-hari sudah sibuk di luar rumah.

Ya Moms, bonding antara anak dan ayah ibunya sudah bisa terjadi sejak hari pertama kelahiran. Dengan bonding, anak akan merasa memiliki rasa aman, nyaman, dan percaya terhadap orang tuanya. Tidak hanya bagi ibu, bonding juga sangat bisa dilakukan oleh para ayah.

"Kalau enggak ada bonding dari lahir, dia enggak akan tahu tempat dia berlabuh, rasa amannya seperti apa, dan rasa tenangnya. Anak pertama kali muncul rasa percaya, ya dengan momen bonding itu. Ada lagi penelitian kepada para ayah, ternyata peran ayah begitu besar untuk menjaga kestabilan emosi bundanya, yang akhirnya akan berdampak ke anak," jelas Psikolog Anak dan Keluarga, Samanta Elsener, M.Psi, dalam acara Festival Zwitsal #MomenBondingBermakna di Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Ilustrasi kedekatan orang tua dan anak. Foto: LightField Studios/Shutterstock

Menurut Samanta, tentunya bagaimana momen bonding tercipta itu bergantung pada gaya parenting masing-masing keluarga. Seperti misalnya, bonding dengan anak yang orang tuanya long distance marriage (LDM) akan berbeda dengan yang tidak LDM.

"Pasti bisa, tapi kuncinya punya niat. Aku mau bonding sama anakku segala cara bisa dilakukan. Kita manusia kan adaptif, kreatif, bisa menciptakan rasa baru, tentunya sesuai latar belakang dan kondisi kita," ungkap dia.

Namun, Samanta mengingatkan terciptanya momen bonding itu tidak berarti harus dilakukan di tempat spesial. Tetapi, bagaimana ayah dan ibu bisa selalu menciptakan situasi spesial bersama anak, biasanya membangunkan anak bersama, memiliki rutinitas sebelum tidur bersama, dan lainnya.

"Saat gendong anak ada skin to skin, mandiin anak juga bisa jadi momen spesial. Saat, ganti baju anak, saat makan, minum susu. Sentuhan-sentuhan kecil sangat membantu. Kalau menurut riset, ketika memeluk anak, kita setidaknya butuh 10-20 detik. Jadi semakin sering sentuhan kecil dilakukan, kualitasnya makin baik juga untuk bonding sama anak," tutur Samanta.

Bonding dengan Anak ala Nikita Willy

Nikita Willy dan Indra Priawan. Foto: Dok. Istimewa

Dalam acara yang sama, aktris Nikita Willy dan suaminya, Indra Priawan, juga membagikan cara mereka bisa menciptakan momen bonding dengan buah hatinya, Issa Xander Djokosoetono. Apalagi, Nikita dan Indra juga sama-sama sibuk bekerja dan terkadang harus meninggalkan bayinya selama beberapa saat.

Ternyata, cara Nikita melakukan bonding dengan Issa dilakukan lewat rutinitas sehari-hari lho, Moms!

"Dari Issa umur 3 bulan belum duduk di high chair, kita bawa stroller ke meja makan. Kita ciptakan makan bersama dari kecil sampai sekarang sudah bisa sendiri, jadi enggak bisa kita melewatkan breakfast bertiga. Walau sibuk, breakfast selalu bertiga. Semoga bisa sampai Issa makin besar. Kita juga buat rutinitas tidur, mulai dari baca buku, mandi, aktivitas sebelum tidur diusahakan bertiga," cerita Nikita.

Sedangkan Indra memiliki aktivitas lain bersama baby Issa, yakni mengajaknya jalan-jalan pagi. Dan ternyata, Issa sering tidak mau makan jika tidak ada ayahnya.

"Kadang-kadang enggak ada saya makannnya suka enggak mau dimakan. Kalau ada saya, dia akhirnya jadi lahap. Kalau tidur siang atau tidur pagi yang nidurin Niki, yang bangunin saya," beber Indra.

Nah Moms, Nikita dan Indra juga sepakat bahwa momen bonding itu bisa diciptakan sendiri caranya tanpa harus membandingkan. Ia pun berusaha tidak peduli dengan omongan orang lain yang mengomentari parenting mereka, baik terkait gaya membesarkan Issa maupun momen-momen bersama si kecil.