Kumparan Logo

Tips Hadapi Anak yang Susah Makan Menurut Dokter

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
13
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak susah makan. Foto: Littlekidmoment/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak susah makan. Foto: Littlekidmoment/Shutterstock

Memiliki anak yang susah makan menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari tidak terbiasa dengan makanan yang diberikan, hingga masalah kesehatan.

Nah Moms, untuk menghadapi masalah tersebut, berikut tips dari dokter spesialis anak dr. Reza Abdussalam, Sp.A dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Brawijaya Antasari, Jakarta Selatan, yang bisa Anda coba.

Cara Menghadapi Anak yang Susah Makan

Ilustrasi anak tidak mau makan. Foto: A3pfamily/shutterstock

Menurut dr. Reza, kebanyakan orang tua mudah menyerah saat anaknya susah makan. Mereka kerap menganggap bahwa sekali anak tidak mau makan menu yang disajikan, itu berarti anak tidak mau makanan tersebut sama sekali.

“Kebanyakan orang tua sekali ngasih anak gitu ya, bikin ayam goreng gitu misalnya, terus anaknya nggak mau, jadi langsung berpikir ‘Anak saya nggak mau makan ayam goreng’ gitu,” ungkapnya dalam talkshow bertajuk ‘Kreasi MPASI Si Kecil’ yang diadakan oleh Mothercare di Pullman Hotel Central Park, Jakarta Barat, pada Rabu (14/9).

Padahal, orang tua perlu melakukan percobaan sekitar 10 - 15 kali dalam memberikan makanan pada anak, terutama jika itu merupakan makanan baru bagi si kecil. Selain itu, orang tua perlu kreatif dalam menyediakan variasi makan untuk anak.

“Jadi, jangan berpikir setiap baru satu kali anaknya enggak mau, seterusnya enggak mau. Makanya dicoba mungkin dengan bentuk yang lain. Anak enggak mau makan nasi, pertimbangkan coba bikin nasi goreng, nasi lemak, nasi uduk, atau mungkin lontong, misalnya,” kata dr. Reza.

Selain itu, beberapa tips lain dari dr. Reza yang mungkin bisa Anda coba dalam menghadapi anak yang susah makan yaitu sebagai berikut:

  1. Berikan makanan rumahan yang sehat, baik untuk makanan sehari-hari maupun makanan selingan atau camilan.

  2. Sajikan jenis-jenis makanan yang baru bersama dengan makanan yang disukai oleh anak.

  3. Tawarkan makanan dalam bentuk finger foods atau makanan yang dapat digenggam sehingga anak lebih bersemangat karena belajar makan sendiri.

kumparan post embed