Tips Hemat Berbelanja Perlengkapan Bayi

Urusan belanja perlengkapan bayi bisa membuat kacau keuangan Anda dan pasangan bila tidak direncanakan dengan baik. Ya Moms, meski ingin 'menghujani' si kecil dengan segala perlengkapan, Anda harus bijak dan berhati-hati.
Pasalnya, Tentu Anda harus bijak mengeluarkan uang, sebab perlengkapan bayi tak hanya sampai di popok dan bajunya. Masih ada biaya menyiapkan kamar baru, perabotannya, hingga perlengkapan menyusui dan lain sebagainya.
Nah Moms, agar hemat, coba ikuti tips berbelanja kebutuhan bayi, yang kumparanMOM rangkum dari buku MoneySmart Parent karya Nadia Mulya dan Prita Ghozie:
1. Sewa Peralatan Besar
Kini terdapat alternatif dalam upaya memenuhi kebutuhan si kecil dengan cara menyewa. Cara ini juga bermanfaat ketika Anda dan pasangan masih bertanya-tanya, apakah cocok dengan merek tersebut.
Selain itu, tumbuh kembang bayi berlangsung begitu cepat, bisa jadi pertimbangan saat ingin membeli banyak barang perlengkapan bayi. Ya Moms, bisa jadi berakhir tak terpakai!
2. Baby Registry
Konsep membuat daftar permintaan kado atau baby registry adalah hal yang umum di beberapa negara. Di beberapa toko bayi di Indonesia juga ada program terkait hal ini.
Cara bermainnya: saat teman Anda ingin membeli hadiah, ia akan ke cabang toko tersebut dan menyebutkan nama Anda, kemudian daftar wish Anda akan mucul, termasuk mana-mana saja yang sudah dibeli dan mana yang belum. Hal ini tentu saja bisa mencegah tamu memberikan barang yang sudah Anda miliki.
3. Manfaatkan promo kartu kredit
Menggunakan kartu kredit dapat menjadi bijak bila Anda sudah pertimbangkan hal ini: memutuskan membeli perlengkapan bayi hanya yang berkualitas baik untuk jangka waktu di atas satu tahun; terdapat program cash back atau diskon; dan cicilan 0% hanya untuk pembelian barang yang akan digunakan lebih lama daripada masa cicilannya.
4. Berbelanja di musim diskon
Momen-momen diskon seperti pertengahan tahun, akhir tahun, hari raya, atau program reguler toko bisa Anda manfaatkan, Moms.
Tapi jangan sampai impulsif belanja karena iming-iming 'barang terakhir'. Untuk itu Anda perlu meriset dan membandingkan harga beberapa barang dulu di beberapa tempat, demi mendapat harga yang sesuai.
