Kumparan Logo

Tips Mandi Bagi Anak Sesuai Usianya

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak mandi PTR Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak mandi PTR Foto: Shutterstock

Sebagai orang tua, Anda tentu akan memperhatikan kebersihan tubuh anak. Apa yang dilakukan pun umumnya akan berbeda dari satu anak dengan anak lainnya. Misalnya, jika si kecil masih bayi, Anda mungkin akan memandikannya. Ketika anak mulai memasuki usia balita dan prasekolah, Anda mungkin akan mengajarinya untuk mandi sendiri secara bertahap.

Nah Moms, seiring berkembangnya usia anak, cara mandinya pun akan berubah. Seperti apa itu? Simak penjelasan berikut ini sebagaimana dikutip dari Parents.

Mandi untuk Bayi

Ilustrasi bayi mandi. Foto: Shutterstock

Bagi sebagian orang tua, memandikan bayi merupakan hal yang menantang. Pasalnya, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan, mulai dari suhu air, sabun atau sampo yang dilakukan, hingga berapa kali bayi harus dimandikan. American Academy of Pediatrics (AAP) menyarakan agar bayi cukup dimandikan tiga kali dalam seminggu. Pasalnya, terlalu sering mandi justru dapat membuat kulit bayi jadi kering.

Mandi untuk Balita

Ilustrasi anak balita mandi. Foto: Shutter Stock

Memasuki usia balita, anak cukup aman jika ingin dimandikan di bak mandi. Namun beberapa balita mungkin lebih suka mandi dengan posisi berdiri seperti pada umumnya. Jika si kecil mulai menolak untuk mandi, Anda bisa memberikan mainan karet untuk mendistraksinya. Selain itu, jangan tinggalkan balita mandi sendirian untuk mencegah ia terpeselet atau tenggelam.

Mandi untuk Anak

Ilustrasi anak mandi. Foto: Shutter Stock

Saat anak memasuki usia sekolah, orang tua perlu mengajari anak untuk mandi sendiri. Meski begitu, orang tua tetap perlu melihat kesiapan anak.

“Tergantung pada kedewasaan dan keinginan akan privasi. Beberapa anak dapat mandi sendiri sejak 5 atau 6 tahun, tetapi banyak ahli merekomendasikan mandi sendiri pada usia 8 tahun. Menggunakan alas anti selip di bak mandi dapat membantu mencegah kecelakaan,” jelas dokter anak di Chicago Medicine, Poj Lysouvakon, MD.

Selain itu, jika anak aktif di kegiatan olahraga atau aktivitas lain yang membuatnya kotor, si kecil harus segera mandi setelah beraktivitas ya, Moms.

kumparan post embed