Kumparan Logo

Tips Membeli Pakaian Bayi Baru Lahir Anti Mubazir dan Nyaman untuk Si Kecil

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
pakaian bayi Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
pakaian bayi Foto: Shutterstock

Memasuki trimester ketiga kehamilan, biasanya ibu mulai mempersiapkan perlengkapan untuk si kecil, salah satunya membeli pakaian bayi. Namun banyak ibu baru yang terkadang kebingungan dalam memilih pakaian yang cocok untuk bayi.

Ya Moms, memilih pakaian atau baju bayi tidak boleh asal-asalan karena kulit bayi yang masih sangat sensitif. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan agar baju yang sudah dibeli tidak membuat kulit bayi iritasi dan nyaman digunakan.

Agar ibu tidak bingung, yuk simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Panduan Beli Pakaian Bayi Baru Lahir

1. Pilih Pakaian Berbahan Lembut dan Menyerap Keringat

Salah satu bahan pakaian yang lembut, menyerap keringat, dan nyaman digunakan oleh bayi, adalah jenis katun. Pilihlah pakaian bayi berbahan katun atau kaus yang lembut dan tidak terlalu tebal.

2. Beli Baju Secukupnya

Perlengkapan bayi. Foto: Thinkstock

Membeli perlengkapan bayi adalah salah satu hal yang menyenangkan bagi ibu hamil dan membuatnya sangat bersemangat menyambut kelahiran si kecil. Terkadang ibu jadi membeli pakaian terlalu banyak sehingga ujung-ujungnya tidak semuanya dipakai bayi. Sebab ia akan tumbuh dengan cepat.

Sebagai contoh, ibu hanya perlu membeli popok sekali pakai 1 lusin, baju panjang 6 setel, baju pendek 6 setel, kain bedong 6, dan pakaian kutung 6 setel. Dengan membeli pakaian seperlunya, tidak ada pakaian yang mubazir karena belum sempat terpakai.

3. Beli yang Ukurannya Sedikit Lebih Besar

Ilustrasi baju bayi earth tone. Foto: Shutter Stock

Membeli baju dengan ukuran yang sedikit lebih besar punya beberapa keunggulan. Pertama, bayi akan lebih nyaman pakai pakaian yang longgar daripada yang terlalu ketat. Terlebih jika si kecil terlahir dengan berat badan yang cukup besar.

Selain itu, membeli pakaian yang ukurannya sedikit lebih besar bisa membuatnya terpakai sedikit lebih lama. Dengan demikian ibu jadi lebih hemat, dan anggaran pengeluaran untuk baju bayi bisa dialokasikan untuk hal lain. Sebab saat memiliki bayi terkadang ada saja pengeluaran yang terjadi di luar rencana.

4. Pilih Pakaian yang Minim Aksesoris

Melihat pakaian bayi yang lucu-lucu di e-commerce atau di toko perlengkapan bayi terkadang membuat ibu jadi mudah tergiur. Hanya saja perlu dipikirkan ulang sebelum membeli baju-baju yang lucu itu, Moms.

Baju dengan manik-manik berlebihan, misalnya, justru berisiko tertelan oleh bayi. Apalagi jika ia sudah mulai aktif menggerakkan tangganya dan mulai memasukkan apa pun ke mulut. Selain itu, baju yang terlalu banyak aksesoris bisa mempersulit pergerakan si kecil. Misalnya saat ia sudah mulai berguling, aksesoris yang berlebihan di baju bisa menghalangi gerakannya.

5. Pastikan Pakaian Mudah Digunakan dan Dilepas

Ilustrasi baju bayi yang mudah dipakai dan dilepas. Foto: Shutterstock

Moms, pastikan baju yang Anda beli untuk si kecil mudah dipakai dan dilepas. Sebab terkadang bayi merasa tidak nyaman saat terlalu lama mandi dan ganti baju sehingga ia jadi rewel.

Salah satu pakaian yang mudah digunakan adalah yang memiliki akses khusus untuk mengganti popok. Selain itu, pilih pakaian yang menggunakan kancing atau resleting di bagian depan. Sebab kancing atau resleting di sisi belakang bisa mengganggu kenyamanan tidur bayi.

Kemudian yang tak kalah penting adalah, saat baju digunakan, pastikan kulit bayi tidak tergores ujung resleting. Biasanya baju bayi dilengkapi penutup resleting di ujungnya agar tidak melukai kulit.

6. Gunakan Pakaian Sesuai Kondisi

Bayi baru lahir masih melalui proses adaptasi dari kehidupan di dalam rahim dengan kehidupan di dunia. Oleh karena itu, sebisa mungkin usahakan bayi selalu nyaman, dengan memastikan pakaian yang digunakannya sudah sesuai cuaca.

Misalnya saat siang hari, gunakan pakaian yang tipis dan menyerap keringat. Jika harus keluar rumah, mungkin perlu baju panjang dengan bahan yang tipis untuk melindungi kulitnya yang sensitif.

Sebaliknya, saat malam hari, terutama jika Anda menggunakan AC di kamar tidur bayi, pastikan ia mengenakan pakaian yang hangat dan lembut. Bila perlu pakaian seliumut agar si kecil nyaman. Namun pastikan selimut tidak menutupi wajah bayi ya, Moms, karena bisa membuat bayi kesulitan bernapas dan membahayakan nyawanya. Jika Anda khawatir hal itu terjadi, sebaiknya tak perlu gunakan selimut.