Tips Menggunakan Bantal Menyusui
·waktu baca 3 menit

Bantal menyusui menjadi salah satu perlengkapan bayi yang dimiliki banyak ibu saat ini. Selain membantu dan memudahkan proses menyusui bayi, keberadaannya juga bermanfaat untuk sang ibu.
Penggunaan bantal menyusui ini dapat memberikan banyak manfaat bagi ibu dan bayi. Mulai dari mengurangi nyeri tubuh, mencegah tekanan pada bekas operasi caesar, mencegah refluks asam pada bayi, hingga mendukung kekuatan tulang leher si kecil. Namun, beberapa ibu mungkin masih bingung soal cara penggunaan bantal menyusui yang tepat, sehingga aman bagi bayi.
Cara Tepat Menggunakan Bantal Menyusui
Pendidik laktasi bersertifikat dan spesialis menyusui, Katie Clark, mengatakan, penggunaan bantal menyusui sebenarnya berbeda-beda pada setiap bayi. Hal ini perlu disesuaikan dengan ukuran dan berat badan bayi agar ia bisa menyusu pada posisi paling aman dan nyaman.
“Tergantung, tapi, biasanya ibu perlu meletakkan bantal menyusui di atas paha jika ingin menyusui sambil duduk, kemudian tarik bantal menyusui hingga melekat pada perut agar bayi bisa lebih dekat ke payudara,” jelas Katie seperti dikutip dari Romper.
Ya Moms, berikut ini beberapa langkah untuk menggunakan bantal menyusui yang bisa Anda ikuti:
Pilih bantal menyusui yang mempunyai tali pengaman untuk dilekatkan pada tubuh. Ini akan membuat bantal tetap pada tempatnya selama sesi menyusui pada posisi duduk.
Letakkan bantal menyusui di area pinggang (melekat ke perut) atau sepanjang lengan, di mana bayi akan diposisikan selama menyusu.
Letakkan bayi di atas bantal, kemudian sesuaikan tingginya hingga bayi bisa mencapai payudara dengan nyaman. Posisikan bayi menghadap ke payudara dan pastikan ia sudah melekat sepenuhnya. Bila perlu, gunakan tangan Anda yang bebas untuk menopang bayi agar ia mencapai payudara.
Gunakan bantal tambahan di bawahnya, jika bantal menyusui sangat menyusut karena berat badan bayi.
Jika posisi sudah terasa nyaman, ibu bisa sedikit bersandar ke sofa atau ranjang selama sesi menyusui.
Pastikan ibu tetap terjaga selama menyusui, sebab, bayi bisa saja terjatuh, tersedak, atau kesulitan bernapas jika ibu tertidur dalam posisi tersebut.
Itulah beberapa cara aman yang bisa Anda terapkan saat menggunakan bantal menyusui. Bila masih membingungkan, sebaiknya baca kembali petunjuk penggunaan bantal menyusui pada kemasan ya, Moms.
“Ada begitu banyak jenis, bentuk, dan ukuran berbeda. Jadi, penting juga untuk tetap membaca petunjuk penggunaannya,” kata konsultan laktasi, Shoshanna Levine, IBCLC.
Kendati demikian, perlu dipahami bahwa keberadaan bantal menyusui tidak bisa digunakan sebagai alas tidur bayi ya, Moms. Jika dilihat dari bentuk dan teksturnya saja, bantal menyusui sangat tidak sesuai untuk menopang tubuh si kecil saat tidur.
“Produk perlengkapan bayi seperti bantal menyusui atau bantal santai lainnya tidak dirancang untuk tidur, sehingga penggunaannya untuk membantunya tidur sangatlah tidak aman. Hal ini bisa meningkatkan risiko kematian bayi,” dikutip dari laporan Komisi Keamanan Produk Konsumen AS (CPSC).
Mengutip My Southern Health, bayi yang ditopang menggunakan bantal menyusui saat tidur bisa meluncur ke bawah, yang kemudian menyebabkan leher menekuk sehingga menghalangi jalan napas. Inilah yang kemudian meningkatkan risiko kematian bayi akibat sudden infant death syndrome (SIDS).
