Kumparan Logo

Tips Mengolah Anggur sebagai MPASI Sesuai Usia Bayi

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tips Mengolah Anggur sebagai MPASI Sesuai Usia Bayi. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Tips Mengolah Anggur sebagai MPASI Sesuai Usia Bayi. Foto: Shutterstock

Moms, saat usia si kecil 6 bulan, ia akan dikenalkan pada makanan pendamping ASI (MPASI). Orang tua disarankan untuk mengenalkan aneka jenis makanan sehat, tak terkecuali buah-buahan. Ada banyak jenis buah-buahan yang bisa dikenalkan pada tahap MPASI buah hati, salah satunya buah anggur.

Dikutip dari Mom Junction, anggur kaya akan mikronutrien dan banyak senyawa bioaktif. Anda dapat menawarkan buah padat nutrisi ini kepada buah hati dengan memasukkannya ke dalam hidangan manis dan gurih. Tapi sebelum memberikan pada bayi, pahami dulu cara aman memberikannya, Moms.

Tips Aman Sajikan Anggur Sebagai MPASI Bayi

Bayi dapat makan anggur matang tanpa biji sebagai bubur atau tumbuk sejak usia enam bulan dan dalam jumlah sedikit. Setelah menyesuaikan dengan rasa dan daya cerna buah, Anda bisa menambahkannya ke makanan lain, seperti bubur .

Anda dapat memotong buah anggur tanpa biji menjadi potongan-potongan kecil dan memberikannya sebagai makanan ringan setelah bayi berusia antara sembilan hingga sepuluh bulan. Bayi juga bisa menjadikan anggur sebagai buah latihan menggenggam makanan.

MPASI bayi. Foto: Shutter Stock

Orang tua dapat mengupas anggur lalu iris masing-masing buah secara memanjang atau vertikal. Potongan itu diharapkan dapat melewati tenggorokan yang lebih kecil dan tidak melebar karena dapat menyebabkan tersedak. Selain dari sisi potongan, orang tua juga harus memperhatikan biji anggur.

Selain menyegarkan, anggur matang (hijau ataupun merah) mengandung antioksidan, vitamin A, K dan C, mineral seperti kalsium, magnesium, potasium, serat makanan dan fitonutrien.

Manfaat Anggur Bagi Kesehatan Bayi

- Menyediakan mikronutrien penting: Anggur merupakan sumber beberapa mikronutrien seperti vitamin A, BC, K, dan tembaga, mangan, kalium. Bayi dan balita membutuhkan nutrisi ini untuk pertumbuhan, perkembangan, pembekuan darah, kesehatan jaringan ikat, dan kesehatan jangka panjang yang baik.

- Membantu menyehatkan pencernaan: Serat makanan dan air dalam anggur dapat mendukung pencernaan yang baik dan kesehatan usus. Para ahli terkadang menyarankan penggunaan jus anggur segar untuk meredakan sembelit pada bayi dan balita.

- Meningkatkan mikrobiota usus: Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi anggur meningkatkan mikrobiota usus. Hal ini disebabkan tingginya kandungan senyawa bioaktif, seperti polifenol, pada buah anggur. Serat makanan dari buah anggur juga bertindak sebagai prebiotik, mendukung kesehatan jangka panjang.

- Meningkatkan kekebalan: Anggur mengandung mikronutrien, seperti vitamin A dan C, dan fitokimia, seperti karotenoid, flavonoid, dan polifenol seperti resveratrol. Senyawa ini memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Ilustrasi anggur. Foto: Shutterstock

Bagaimana Cara Memilih Dan Menyimpan Anggur?

1. Tips Memilih Buah Anggur

Pilihlah buah anggur yang keras, montok, berwarna cerah dan melekat erat pada batang. Batang yang kering dan rapuh menandakan kualitas yang buruk.

Hindari buah anggur yang layu atau lunak yang berlubang dan berbintik. Buang buah anggur yang lembek, berjamur, basah, dan mengeluarkan cairan dengan batang yang kering dan rapuh. Ini adalah tanda-tanda kualitas yang buruk dan pembusukan.

Pilihlah varietas anggur matang tanpa biji untuk bayi. Anggur hijau paling manis dan beraroma ketika berwarna kuning kehijauan. Anggur merah dan biru kehitaman memiliki rasa terbaik jika berwarna pekat

2. Tips Menyimpan Buah Anggur

Segera setelah Anda mendapatkan buah anggur di rumah, cucilah buah anggur tersebut dengan air dingin yang mengalir hingga bersih. Keringkan dengan kain katun lembut dan dinginkan dalam kantong plastik berlubang.

Anggur matang dapat disimpan di lemari es hingga dua minggu pada suhu sekitar 30 hingga 32°F (-1 hingga 0°C). Namun, yang terbaik adalah memakan anggur dalam dua hingga tiga hari. Jika Anda berencana menyimpannya lebih lama, simpanlah di dalam freezer. Jangan menyimpan buah anggur dengan makanan yang memiliki aroma kuat, seperti bawang bombay. Anggur cenderung menghilangkan aroma dari makanan lain.