Kumparan Logo

Tips Menyimpan Pisang agar Tetap Segar

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Potongan buah pisang.  (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Potongan buah pisang. (Foto: Thinkstock)

Memberikan sajian terbaik untuk keluarga, tentunya tak lepas dari upaya menjaga asupan makanan sehari-hari. Tak terkecuali, ketika menghidangkan buah segar sebagai sumber nutrisi penting. Pisang, misalnya.

Pertama, jelas Anda perlu cermat memilih pisang sebelum membeli. Yaitu pisang yang belum terlalu matang, itu ditandai dengan ujungnya yang masih hijau dan tengahnya yang kemuning. Sebaliknya, hindari memilih pisang yang terlampau matang kecuali jika memang Anda berniat langsung memakannya.

Namun tak kalah penting, Anda juga perlu memerhatikan cara menyimpan pisang agar tetap segar lho Moms. Agar pisang tak mudah berubah warna cokelat, menghitam, terlalu matang, hingga membusuk. Tapi bagaimana caranya ya?

Pertahankan tandan pisang

Ilustrasi pisang (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pisang (Foto: Thinkstock)

Upayakan untuk mempertahankan tandan pisang. Hindari memotong pisang satu persatu jika memang tak ingin cepat dimakan.

Cara itu berguna agar enzim dalam pisang tidak berinteraksi dengan oksigen yang bisa menyebabkan pigmen kuning dalam kulit pisang menurun hingga menjadikannya kecokelatan.

Tutup tandan dengan plastik

Penting juga menutup tandan pisang dengan plastik pembungkus, agar enzim yang memengaruhi kesegaran pisang dapat terjaga lebih optimal.

Gantunglah pisang

Setelah tandan ditutup plastik, maka gantunglah pisang. Anda bisa menggantungnya di dapur atau tempat lain yang aman dari jangkauan anak-anak misalnya.

Perhatikan pula suhu ruangan, jika bisa simpan di suhu sekitar 20-25 derajat celcius hingga ia masak secara alami Moms.

Pisang (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Pisang (Foto: Thinkstock)

Jangan masukkan kulkas sebelum matang

Ingat, jangan langsung memasukkan pisang yang belum matang ke kulkas. Sebaliknya, masukkan sesaat setelah pisang matang. Mengapa begitu?

Perlu diketahui, saat pisang matang ia memproduksi lebih tinggi hormon etilen sebagai hormon yang mempercepat pematangan yang bisa dihambat dengan temparatur tinggi seperti ketika dimasukkan kulkas. Sedangkan, ketika pisang belum matang dimasukkan ke kulkas, bukannya semakin segar tapi justru bisa menimbulkan perubahan warna cokelat dengan cepat.

Singkatnya, waktu paling tepat memasukkan pisang ke kulkas ialah setelah ia dalam kondisi matang, dan bisa mencegahnya untuk cepat membusuk. Anda akan menemukan warna kulitnya beruba kecokelatan, tapi isinya masih layak dimakan kok, Moms.

Jangan campur adukkan

Ilustrasi menyimpan makanan di dalam kulkas (Foto: Freepik)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyimpan makanan di dalam kulkas (Foto: Freepik)

Pisahkan penyimpanan pisang dengan buah atau sayuran lainnya Moms. Termasuk ketika di dalam kulkas. Bukan tanpa maksud, langkah untuk tak mencampur itu mengantisipasi agar tidak saling menularkan ‘kematangan’.

Itulah mengapa, biasanya buah akan ikut-ikutan matang jika berada di antara buah-buahan yang matang.