Tips Umrah saat Hamil

16 Mei 2024 16:10 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tips Umrah saat Hamil. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Tips Umrah saat Hamil. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Anak Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, dan istrinya Erina Gudono, tengah dikaruniai kebahagiaan. Erina hamil anak pertama. Kabar itu dibagikan Kaesang lewat akun Instagramnya.
ADVERTISEMENT
Kaesang berfoto bersama Erina di depan Ka'bah sambil memegang hasil ultrasonografi (USG). Kaesang juga meminta doa agar kehamilan Erina berjalan lancar.

Syarat Menjalankan Umrah saat Hamil

Menanggapi hal tersebut, Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan, dr. Andrew Y Christian, SpOG, menyebut melakukan perjalanan jauh seperti ke Tanah Suci Makkah saat hamil boleh dilakukan dengan beberapa syarat.
Ilustrasi ibu hamil. Foto: Shutter Stock
"Untuk ibu hamil tentu aman-aman saja untuk melakukan perjalanan baik udara, laut atau pun darat. Yang berisiko adalah jika usia kehamilannya di atas 32 minggu karena rentan ada tanda persalinan seperti pecah ketuban, kontraksi dan lain-lain," kata Dokter Andrew kepada kumparanMOM, Minggu (12/5).
Kemudian, untuk usia di bawah 32 minggu, selama tidak ada keluhan pada kehamilannya maka aman-aman untuk melakukan perjalanan. Sehingga penting untuk memastikan denyut jantung normal, kondisi janin sehat, plasenta aman, tidak ada keluhan fisik hingga tidak muntah-muntah.
ADVERTISEMENT

Tips Agar Tetap Aman Melakukan Perjalanan Umrah saat Hamil

Jangan melakukan perjalanan jika masih ada keluhan seperti muntah-muntah yang mengakibatkan sulit makan dan lemas karena kekurangan asupan nutrisi.
2. Kontrol kehamilan minimal 1 minggu sebelum perjalanan. Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi kehamilannya sehat untuk perjalanan dan bila perlu meminta surat keterangan dokter.
Ilustrasi Ibu Hamil. Foto: Blue Planet Studio/shutterstock
3. Membawa dokumen kontrol kehamilannya selama perjalanan. Agar jika perlu melakukan pemeriksaan di tempat yang berbeda, ada data yang bisa dijadikan patokan.
4. Membawa dan rutin mengkonsumsi suplemen kehamilan yang diberikan dokter.
5. Menjaga pola makan dan minum agar nutrisi tetap seimbang dan terhidrasi selama perjalanan.
6. Melakukan peregangan dengan jalan atau berdiri 1-2 jam sekali.