Kumparan Logo

Umur Berapa Anak Bisa Ditinggal Sendiri di Rumah?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Umur Berapa Anak Bisa Ditinggal Sendiri di Rumah? Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Umur Berapa Anak Bisa Ditinggal Sendiri di Rumah? Foto: Shutterstock

Idealnya anak perlu ditemani dan didampingi orang tua selama berada di rumah. Namun, karena ada urusan mendadak dan mendesak, beberapa orang tua mungkin saja tidak sempat menitipkan anak kepada orang yang dipercaya. Akhirnya, mungkin saja berpikir untuk meninggalkan anak sendiri di rumah, sambil menunggu orang dewasa lain datang menjaganya.

Ya Moms, memang ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum meninggalkan anak sendiri di rumah. Salah satunya adalah pertimbangan soal usia si kecil. Lantas, umur berapa sih anak bisa ditinggal sendiri di rumah?

Usia Anak Bisa Belajar Ditinggal Sendiri di Rumah

Usia Anak Bisa Belajar Ditinggal Sendiri di Rumah. Foto: Littlekidmoment/Shutterstock

Kids Health melansir, bukan ide yang tepat untuk meninggalkan anak sendirian di rumah saat usianya kurang dari 10 tahun. Kebanyakan anak-anak berusia tersebut belum memiliki kemandirian dan keterampilan dalam menghadapi keadaan darurat saat mereka sedang sendirian.

Sementara itu, dikutip dari laman WebMD, kebanyakan ahli juga menyebut anak berusia 10-11 tahun sudah mulai bisa diberi kesempatan ditinggalkan sendirian. Dengan catatan, anak ditinggal dengan durasi yang tidak terlalu lama, misalnya maksimal satu jam di siang hari.

Beberapa ahli juga merekomendasikan anak-anak yang telah berusia sekolah menengah kemungkinan besar sudah lebih dapat menjalankan tanggung jawabnya, jika harus ditinggal sendirian di rumah. Akan tetapi, durasinya pun juga tidak lebih dari tiga jam.

Ilustrasi anak belajar. Foto: Shutterstock

Namun, sebelum memutuskan untuk meninggalkan anak sendirian, pastikan si kecil tidak dalam kondisi takut, sakit dan sudah memahami cara-cara dasar untuk menangani berbagai situasi termasuk kondisi darurat.

Jangan lupa untuk mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan sebelum pergi meninggalkan rumah, seperti nomor telepon darurat, aturan-aturan keselamatan, hingga titipkan kepada tetangga yang dipercaya untuk bisa sesekali memantau anak setelah ditinggal.

Meski begitu, perlu dipahami bahwa usia kesiapan anak bisa bervariasi. Jika Anda melihat anak belum cukup siap ditinggalkan sendiri, ada baiknya tidak memaksakan keputusan tersebut.