Umur Berapa Anak Boleh Pakai Kawat Gigi?
ยทwaktu baca 2 menit

Beberapa anak mungkin saja punya gigi yang tumbuh tidak beraturan. Untuk mengatasi hal itu, penggunaan kawat gigi atau behel merupakan cara yang efektif dan paling sering digunakan.
Ya Moms, meski membutuhkan waktu cukup lama, namun kawat gigi dapat memberikan tekanan konstan untuk mengatur gigi-gigi yang tidak sejajar atau tumbuh di tempat yang tidak semestinya.
Penyebab gigi anak tidak rata pun bervariasi. Mengutip laman resmi American Association of Orthodontists, sebagian besar masalah ortodontik disebabkan oleh faktor genetik. Namun, anak yang sering mengisap jari, bernapas melalui mulut, sering sakit gigi, kebersihan gigi yang buruk, kehilangan gigi susu sebelum waktunya, hingga kekurangan nutrisi juga dapat menjadi penyebabnya.
Di samping itu, anak-anak disarankan melakukan evaluasi ortodontik saat usia sekitar 7 tahun. Pasalnya, pada usia tersebut, anak memiliki campuran gigi susu dan permanen. Kemudian, hasil evaluasi tersebut akan menentukan apakah si kecil perlu menggunakan kawat gigi atau tidak.
Bila diperlukan, anak-anak membutuhkan waktu sekitar 1 - 3 tahun untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam menggunakan kawat gigi. Lantas, usia berapa anak boleh menggunakan kawat gigi?
Penjelasan soal Usia Anak Boleh Gunakan Kawat Gigi
Menurut American Dental Association, perawatan ortodontik, termasuk pemasangan kawat gigi, bisa dimulai saat usia 8 - 14 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan kawat gigi baru digunakan saat usia dewasa. Hanya saja, mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Meski American Association of Orthodontists mengatakan perawatan membutuhkan waktu sekitar 1 - 3 tahun, tapi dalam beberapa kasus, durasi perawatan ortodontik bisa lebih cepat ataupun lebih lambat.
Dikutip dari Mom Junction, durasi perawatan ortodontik bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti:
Komplikasi yang terjadi
Jumlah ruang yang tersedia di rahang
Jarak yang dibutuhkan untuk gigi bergerak atau memutar
Kesehatan gigi, gusi, dan tulang pendukung secara keseluruhan
Seberapa maksimal anak mengikuti arahan dokter dan melakukan perawatan di rumah
Oleh karena itu, cobalah untuk merawat gigi si kecil sebaik mungkin sejak dini. Misalnya, menggunakan sikat gigi dan pasta gigi yang sesuai, tidak terlalu sering makan makanan tinggi gula dan pati, memeriksakan gigi ke klinik setiap 6 bulan sekali, hingga menggunakan obat kumur yang aman untuk anak.
