Kumparan Logo

Usia Berapa Bayi Bisa Merespons saat Namanya Dipanggil?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi dan orang tua. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi dan orang tua. Foto: Shutter Stock

Saat sedang bermain atau menimang bayi, orang tua biasanya akan menyebut nama si kecil berulang kali, dengan harapan ia paham siapa namanya. Ya Moms, menyebutkan nama bayi berulang-ulang juga merupakan salah satu cara untuk mengajak bayi berkomunikasi. Tujuannya untuk membantu perkembangan bahasanya.

Mengutip What to Expect, pemahaman bayi tentang namanya sendiri berkaitan dengan keterampilan bahasa reseptif. Hal itu berhubungan dengan pemahaman bayi terhadap kata-kata dan suara. Kemampuan tersebut mulai berkembang sejak bayi lahir. Meski begitu, otaknya membutuhkan waktu untuk memilah kata-kata dan mengenali aliran suara di sekelilingnya.

Pada mulanya, bayi mungkin hanya akan diam saja saat namanya disebut. Namun, seiring bertambahnya usia, ia belajar untuk memberikan respons, mulai dari menoleh hingga menjawab. Lantas, di usia berapa bayi akan merespons saat namanya dipanggil?

Kapan Bayi dapat Merespons saat Namanya Dipanggil?

Ilustrasi ibu memanggil nama bayi. Foto: Shutterstock

Sebagian besar bayi mulai mengenali namanya sendiri pada usia 5 – 6 bulan. Namun, si kecil mungkin hanya memberi respons dengan menoleh. Pasalnya, pada usia tersebut, tahap perkembangan bahasa yang dialami bayi baru mencapai tahapan bahasa reseptif. Pada tahapan tersebut, bayi dapat memahami kata-kata yang memiliki makna, namun belum bisa mengucapkan kembali kata-kata tersebut.

Bayi umumnya mulai bisa belajar untuk merespons dengan jawaban pada usia 9 – 12 bulan. Ia mulai memahami kata-kata sederhana, seperti ‘ya’, ‘tidak’, ‘mama’, ‘papa’, dan lain sebagainya. Pada usia tersebut, bayi mulai memasuki tahap perkembangan bahasa ekspresif, yaitu kemampuan untuk mengucapkan kata-kata bermakna.

Bayi Tidak Merespons saat Namanya Dipanggil, Kapan Perlu ke Dokter?

Ilustrasi ibu khawatir karena bayi tidak merespons saat dipanggil. Foto: Shutterstock

Ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai jika bayi tidak memberikan respons saat namanya dipanggil, yaitu sebagai berikut.

  1. Bayi tidak terkejut dengan suara keras

  2. Bayi tidak beralih ke sumber suara setelah 6 bulan

  3. Bayi tidak tertawa atau menjerit pada usia 6 bulan

  4. Bayi tidak merespons suara pada usia 6 – 9 bulan

  5. Bayi tidak mengoceh pada usia 7 – 9 bulan

  6. Bayi tidak merespons namanya pada usia 7 – 9 bulan

  7. Bayi tidak menggunakan gerakan untuk berkomunikasi, seperti melambaikan tangan dan menunjuk, pada usia 12 bulan.

Dokter biasanya akan melakukan skrining untuk mengetahui masalah medis apa yang dialami si kecil, seperti gangguan pendengaran atau keterlambatan perkembangan.

kumparan post embed