Kumparan Logo

Usia Berapa Bayi Boleh Duduk di Booster Chair?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi duduk. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi duduk. Foto: Shutterstock

Booster chair merupakan jenis kursi bayi yang cukup populer. Kursi ini banyak digunakan karena memungkinkan bayi duduk tegak tanpa penyangga, terutama untuk jenis yang terdapat stopper di bagian depannya. Dengan begitu, si kecil bisa duduk dalam posisi yang nyaman dan aman, Moms.

Booster chair juga dilengkapi dengan sandaran punggung, tangan, dan beberapa dilengkapi stopper di bagian depan. Keberadaan stopper membantu bayi agar tidak melorot saat duduk. Biasanya booster chair juga dilengkapi dengan sabuk pengaman.

Berbeda dengan high chair yang posisinya tinggi dan dilengkapi kaki-kaki yang panjang, posisi booster chair pendek dan biasanya digunakan di lantai. Namun umumnya booster chair dilengkapi tali pengaman untuk diikat ke kursi dewasa, sehingga bisa juga difungsikan sebagai high chair. Karena posisinya yang pendek, kursi ini biasanya tidak hanya digunakan untuk makan, namun juga bisa digunakan untuk bermain sambil duduk. Beberapa booster chair juga memiliki sandaran punggung yang lebih pendek dibanding high chair.

Lantas, kapan bayi boleh duduk di booster chair?

Usia Bayi Boleh Duduk di Booster Chair

Ilustrasi booster chair untuk bayi. Foto: Getty Images

Mengutip Healthy Children, kebanyakan bayi sudah bisa duduk tanpa penyangga pada usia enam bulan. Namun, beberapa bayi baru bisa masuk ke posisi duduk sendiri dengan kokoh antara usia 8-12 bulan. Oleh karena itu, ibu dan ayah bisa menggunakan booster chair untuk bayi saat si kecil mulai belajar duduk sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa otot bayi sudah cukup kuat untuk menahan kepala dan punggung dengan stabil tanpa penyangga.

Penelitian menunjukkan, bayi di bawah delapan bulan bisa duduk dengan baik tanpa masalah saat diberikan dukungan postural seperti booster chair, terutama yang terdapat stopper di bagian depannya. Namun, penelitian tersebut tidak mengeksplorasi lebih jauh apakah booster chair dapat membantu bayi untuk bisa lebih cepat duduk secara mandiri.

Kebanyakan bayi biasanya bisa duduk sendiri bahkan di kursi lebih besar yang diperuntukan bagi balita pada usia 8-12 bulan. Karenanya, yang terbaik adalah menunggu bayi mengembangkan keterampilan motorik bawaan untuk duduk sendiri, baru menempatkannya pada booster chair ya, Moms.

kumparan post embed

Dikutip dari Mom Junction, kursi bumbo alias booster chair dianggap aman dan layak untuk bayi jika digunakan dengan tepat, yaitu hanya digunakan ketika bayi duduk di lantai atau permukaan yang rata dan tetap di bawah pengawasan orang tua. Booster chair memungkinkan ibu untuk menempatkan bayi pada posisi duduk yang tegak, sehingga baik untuk pertumbuhan tulangnya.

Dengan duduk di booster chair, bayi bisa bermain dan berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya dengan lebih aman. Artinya, lebih rendah risiko bayi terjatuh karena adanya stopper dan juga sabuk pengaman pada kursi.

Kendati demikian, tetap ada hal yang perlu diperhatikan bila ibu ingin menempatkan bayi pada kursi bumbo atau booster chair. Alangkah baiknya ibu tidak menempatkan bayi pada kursi dalam waktu yang lama, sebab, hal ini bisa menimbulkan sindrom bayi kontainer, di mana si kecil akhirnya tidak bisa menggunakan ototnya secara maksimal untuk berkembang.