Kumparan Logo

Varikokel, Penyakit yang Bisa Menyerang Penis Anak Saat Masa Pubertas

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penis anak sakit
. Foto: Dyahs/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penis anak sakit . Foto: Dyahs/Shutterstock

Sebagai alat reproduksi laki-laki, kebersihan dan kesehatan penis harus selalu terjaga. Oleh karena itu penting bagi orang tua untuk selalu mengajarkan pada anak laki-lakinya terkait cara menjaga kesehatan penis dan memberi tahu orang tua jika ada sesuatu yang terasa tidak nyaman.

Apalagi seiring perkembangan usia, penis akan mengalami perubahan, terlebih saat memasuki usia pubertas. Nah Moms, salah satu penyakit yang bisa muncul pada penis anak saat usia pubertas adalah varikokel.

Apa Itu Penyakit Varikokel pada Penis Anak Laki-laki?

Mitos-mitos seputar penis. Foto: Shutterstock

Mayo Clinic melansir, varikokel adalah pembesaran pembuluh darah vena di dalam kantong kulit longgar yang menahan testis (skrotum). Pembuluh darah ini mengangkut darah yang kekurangan oksigen dari testis. Varikokel terjadi ketika darah berkumpul di pembuluh darah vena dan tidak bersirkulasi secara efisien keluar dari skrotum.

Varikokel biasanya terbentuk selama masa pubertas dan berkembang seiring berjalannya waktu. Penyakit ini mungkin menimbulkan rasa tidak nyaman atau nyeri, namun sering kali tidak menimbulkan gejala atau komplikasi.

Varikokel dapat menyebabkan perkembangan testis yang buruk, produksi sperma yang rendah, atau masalah lain yang dapat menyebabkan infertilitas. Dalam kondisi yang serius, diperlukan operasi untuk mengatasi penyakit ini.

Varikokel biasanya terjadi di sisi kiri skrotum dan seringkali tidak menimbulkan tanda atau gejala.

Ilustrasi anak laki-laki sakit perut. Foto: Shutter Stock

Gejala Varikokel:

1. Nyeri

Rasa sakit atau nyeri lebih mungkin terjadi saat berdiri atau di sore hari. Mintalah anak berbaring untuk menghilangkan rasa sakit.

2. Testis berukuran berbeda

Testis yang terkena varikokel mungkin terlihat lebih kecil dibandingkan testis lainnya. Skrotum juga terasa berbeda, seperti ada kantung kecil atau terasa berbeda jika diraba.

4. Infertilitas

Varikokel dapat menyebabkan gangguan kesuburan, namun tidak semua varikokel menyebabkan kemandulan.