Video: Apa Kata Ahli soal Gejala Omicron pada Anak
·waktu baca 1 menit
ADVERTISEMENT
Kasus COVID-19 di Indonesia kian meningkat karena varian Omicron. Puncak Omicron menurut Kemenkes terjadi di pertengahan Februari sampai Maret 2022.
ADVERTISEMENT
Perlu dipahami, varian Omicron memang lebih infeksius dibanding varian Delta yang mengakibatkan puncak gelombang kedua di pertengahan tahun 2021. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bahkan mencatat proporsi anak yang terinfeksi Omicron hingga perlu dirawat di rumah sakit lebih tinggi dari sebelumnya.
Nah Moms, dalam video wawancara eksklusif bersama kumparanMOM di atas, Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Yogi Prawira SpA (K) menjawab berbagai hal seputar Omicron pada anak, termasuk apa saja gejalanya dan bagaimana cara mencegahnya. Simak, yuk!
