Kumparan Logo

Waspada! Ini Penyakit yang Rentan Dialami Anak Usai Lebaran

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Waspadai penyakit yang rentan dialami anak usai libur Lebaran. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Waspadai penyakit yang rentan dialami anak usai libur Lebaran. Foto: Shutterstock

Masa libur Lebaran sudah hampir usai. Kini banyak keluarga yang mulai kembali ke kota tempat tinggalnya setelah beberapa hari menghabiskan waktu bersama sanak saudara di kampung halaman. Namun, banyaknya aktivitas dan perjalanan jauh bisa membuat keluarga Anda menjadi kelelahan, apalagi anak-anak.

Ya Moms, terlalu banyak beraktivitas saat libur Lebaran membuat anak rentan mengalami berbagai macam penyakit. Maka dari itu, orang tua perlu waspada dan mengantisipasi jika sewaktu-waktu anak mulai menunjukkan gejala kurang enak badan.

Nah, berikut kumparanMOM merangkum berbagai penyakit yang biasa menyerang anak usai Lebaran dan bagaimana mengatasinya.

Beragam Penyakit yang Rentan Dialami Anak Usai Libur Lebaran

1. Batuk, Pilek dan Flu

Ilustrasi anak batuk pilek. Foto: Shutterstock

Penyakit ini ditandai dengan gejala hidung tersumbat, batuk terus menerus, dan bisa juga disertai demam ringan. Hal ini biasanya terjadi akibat reaksi alergi maupun virus yang mudah menyerang anak, akibat daya tahan tubuhnya sedang menurun. Apalagi, selama libur kita menemui banyak orang yang bisa menjadi 'pintu masuk' virus ke dalam tubuh si kecil.

Sebenarnya Anda bisa turut mencegah anak tertular batuk dan pilek. Caranya pastikan anak tetap istirahat dengan cukup meski begitu bersemangat bermain dengan saudara yang lain. Jangan lupa untuk sering mencuci tangan dengan sabun. Kemudian saat silaturahmi, ingatkan anak untuk bersalaman dengan mengarahkan tangan orang tua yang disalaminya ke dahi, bukan ke hidung atau mulut.

2. Sembelit

Sembelit atau susah buang air besar juga bisa terjadi pada anak setelah Lebaran. Hal ini terjadi karena bisa jadi si kecil kurang mengonsumsi buah, sayur, dan air putih. Akibatnya, feses menjadi keras dan sulit dikeluarkan.

Oleh karena itu, pastikan anak kembali memperbanyak menu sehat seimbang selama Lebaran. Seperti misalnya, apabila sudah makan daging tapi juga mesti makan sayuran dan air putih yang cukup.

Ilustrasi anak sedang diare Foto: Shutterstock

3. Diare

Kebalikan dari sembelit, baik anak maupun orang dewasa juga rentan terkena diare atau kondisi tinja yang encer. Hal ini bisa terjadi bila makanan yang dikonsumsi telah terkontaminasi parasit maupun bakteri, apalagi sistem pencernaan anak juga masih cukup sensitif. Apalagi selama libur Lebaran mereka makan berbagai macam makanan, entah itu yang terlalu pedas atau bersantan.

Untuk mengatasinya, segera beri anak oralit yang bisa Anda buat sendiri di rumah. Yaitu dengan melarutkan satu liter air dengan enam sendok teh gula dengan setengah sendok teh garam. Setelah itu, tetap beri anak makan dan minum yang terjamin kebersihannya.

4. Infeksi Saluran Pernapasan Atas

Gejala ISPA yang bisa dialami anak antara lain demam ringan, bersin-bersin, hidung tersumbat, hingga tenggorokan badan. Penyebab seseorang bisa mengalami ISPA karena terinfeksi virus. Apalagi, saat si kecil kelelahan dan kurang tidur selama liburan membuat imunitasnya menjadi menurun.

Apabila anak sudah menunjukkan gejala ISPA, Anda bisa memberikan si kecil makan dan minum yang cukup. Kemudian istirahat yang cukup dan bisa juga menggunakan semprotan pelega pernapasan untuk membuat hidungnya lebih lega.

5. Sakit Gigi

Banyak mengonsumsi makanan manis seperti kue kering khas Lebaran, cokelat, permen, minuman dengan sirup, dan lainnya membuat anak bisa sakit gigi, Moms. Maka dari itu, ingatkan selalu agar setelah makan makanan manis untuk minum air putih, kemudian rutin menggosok gigi saat mandi dan sebelum tidur, ya!

kumparan post embed