Kumparan Logo

Waspada, Squishy Dumpling Bisa Mengandung Bahan Kimia Berbahaya bagi Anak

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi squishy. Foto: Tanuwashvets/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi squishy. Foto: Tanuwashvets/Shutterstock

Mainan squishy berbentuk makanan, seperti dumpling, banyak menarik perhatian anak karena bentuknya yang lucu dan teksturnya yang kenyal. Namun, orang tua perlu berhati-hati karena sejumlah produk squishy dilaporkan mengandung bahan kimia berbahaya yang berisiko mengganggu kesehatan.

Dokter Spesialis Anak, dr. Reza Fahlevi, Sp.A(K), menjelaskan bahwa beberapa bahan kimia yang ditemukan pada produk squishy, terutama produk tiruan, dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan jika anak terpapar dalam jangka panjang.

Ilustrasi squishy. Foto: AnastasiiaSK/Shutterstock

Salah satu bahan yang perlu diwaspadai adalah DMF (dimetilformamida) dan amina. Menurut dr. Reza, kedua bahan tersebut dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan, terutama karena bau menyengat yang dikeluarkan produk.

Selain itu, paparan zat kimia tersebut juga dapat membebani fungsi hati atau liver yang berperan dalam memproses dan mengeluarkan zat-zat dari tubuh.

Squishy Tiruan Berisiko Mengandung Benzena

Tak hanya DMF dan amina, beberapa produk squishy juga mengandung benzena. Zat kimia ini perlu diwaspadai karena paparan benzena diketahui berkaitan dengan peningkatan risiko kanker, terutama gangguan pada sistem pembentukan darah.

Ilustrasi squishy. Foto: TannySolt/Shutterstock

“Banyak laporan menunjukkan bahwa squishy ternyata banyak mengandung bahan-bahan berbahaya, seperti DMF (dimetilformamida) dan amina. Itu bisa mengiritasi saluran pernapasan karena baunya yang menyengat,” ucap dr. Reza kepada kumparanMOM, Senin (19/10).

Ia mengingatkan bahwa dampak paparan bahan kimia tersebut tidak selalu langsung terlihat setelah anak bermain squishy. Risiko kesehatan dapat muncul akibat paparan berulang dalam waktu lama.

“Penyakit-penyakit ini tidak langsung terjadi pada saat anak bermain squishy. Biasanya membutuhkan paparan kronis dalam jangka waktu yang lama dan sering baru bisa menimbulkan gejala-gejala tersebut,” ujarnya.

Ilustrasi squishy. Foto: Shutter Stock

Squishy Terkontaminasi Asbes Juga Perlu Diwaspadai

Selain bahan kimia tersebut, ada pula laporan mengenai produk squishy yang terkontaminasi asbes. Asbes merupakan bahan berbahaya yang seratnya dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius, terutama jika terhirup.

Paparan asbes dikaitkan dengan sejumlah penyakit, termasuk kanker paru-paru dan mesotelioma. Meski begitu, besarnya risiko pada anak bergantung pada kondisi produk, tingkat paparan, serta apakah serat asbes terlepas dan terhirup.

Oleh karena itu, orang tua perlu lebih cermat saat memilih mainan anak. Perhatikan informasi produsen, label keamanan, dan kondisi produk. Hindari mainan yang memiliki bau kimia sangat menyengat atau tidak jelas asal-usulnya, terutama jika tidak memiliki informasi keamanan yang memadai ya, Moms.

kumparan post embed