Kumparan Logo

Waspadai Aktivitas Sehari-hari yang Bisa Merusak Mata Anak

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Waspadai Aktivitas Sehari-hari yang Bisa Merusak Mata Anak. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Waspadai Aktivitas Sehari-hari yang Bisa Merusak Mata Anak. Foto: Shutter Stock

Kesehatan mata anak perlu dijaga sejak dini. Sebab, mata yang sehat akan membantunya dalam menjalani aktivitas dan kegiatan sehari-hari.

Dikutip dari WebMD, jaringan halus di dalam dan di sekitar mata perlu dijaga. Untuk menghindari kerusakan mata anak, Anda perlu tahu ada beberapa hal yang sering menjadi penyebab rusaknya mata seseorang.

Tanpa disadari, beberapa aktivitas yang kerap dilakukan sehari-hari ternyata bisa berdampak pada kesehatan mata. Hal ini harus diwaspadai, terutama pada anak-anak. Sebab, kerusakan pada mata bisa mengganggu tumbuh kembang si kecil. Apa saja?

Aktivitas yang Bisa Merusak Mata Anak

1. Benturan ke Mata

Pukulan pada mata dengan benda keras seperti batu dapat merusak mata. Bahkan, benda tumpul yang mengenai mata tersebut juga dapat merusak kelopak mata, otot atau tulang di sekitar mata.

Apabila cedera ringan, Anda atau si kecil mungkin hanya akan mengalami memar di sekitar mata. Namun, apabila kondisinya parah, mata bisa mengalami pendarahan. Jika mendapat pukulan yang keras, tulang di sekitar mata juga bisa patah, sehingga perlu dilepaskan melalui pembedahan.

2. Goresan

Jari atau benda lain bisa saja mencolok mata anak Anda. Apabila benda-benda itu masuk, kornea mata bisa rusak. Kerusakan kornea mata dapat dirasakan karena menimbulkan gejala seperti penglihatan kabur, sensitivitas cahaya, nyeri, kemerahan dan air mata berlebih.

Goresan kecil biasanya sembuh sendiri. Namun, cedera yang lebih parah dapat menyebabkan masalah penglihatan di masa depan.

3. Benda Asing

Kelilipan karena pasir atau serpihan kayu berbahaya bagi mata. Benda tajam di dalam mata dapat menggores kornea. Benda asing yang masuk ke kelopak mata ini akan membuat mata berair.

Ilustrasi anak mandi. Foto: Shutter Stock

4. Bahan Kimia

Selain benda tajam, bahan-bahan kimia seperti sabun, sampo hingga riasan wajah juga bisa menyebabkan masalah bagi mata. Alergi terhadap kandungan sampo juga bisa menghasilkan mata merah, gatal, nyeri dan membengkak.

Untuk menghindari hal ini dialami si kecil, sebaiknya orang tua memilih alat mandi yang tak perih di mata ya, Moms.

5. Radiasi

Sinar ultraviolet atau UV bisa membakar kulit serta mata. Tanda-tanda mata terlalu banyak menerima radiasi UV adalah mata merah, sensitivitas cahaya, mata berair dan perasaan seperti ada sesuatu di mata Anda.

Lantas, kapan harus menghubungi dokter?

Anda sebaiknya segera menghubungi dokter apabila masalah di atas mengganggu aktivitas si kecil.