Kumparan Logo

Waspadai Batuk Pilek Berulang pada Anak karena Bisa Berpotensi Infeksi Telinga!

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Saat Batuk Pilek Menyerang, Telinga Anak Bisa Ikut Terinfeksi! Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Saat Batuk Pilek Menyerang, Telinga Anak Bisa Ikut Terinfeksi! Foto: Shutterstock

Saat anak terserang batuk pilek, fokus orang tua biasanya tertuju pada demam, hidung tersumbat, atau batuk yang tak kunjung berhenti. Padahal, ada satu hal penting yang sering terlewat saat anak sedang tidak enak badan, yaitu kesehatan telinganya, Moms.

Tanpa disadari, infeksi saluran napas atas dapat merambat ke telinga dan memicu otitis media, kondisi yang jauh lebih sering terjadi pada anak dibanding yang dibayangkan. Lalu, bagaimana orang tua bisa mengenalinya sejak awal?

Tanda-Tanda yang Sering Tidak Disadari

Otitis media biasanya muncul dengan nyeri telinga, demam tinggi, dan keluhan batuk pilek yang menyertai. Salah satu tanda yang paling sering tampak adalah kebiasaan anak menarik-narik atau memegang kupingnya.

Praktisi Kesehatan Anak dr. Kanya Ayu Paramastri, Sp.A di Park Hyatt Menteng, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025). Foto: Eka Nurjanah/kumparan

Sayangnya, banyak orang tua yang salah mengartikan. Gerakan menarik telinga atau rambut sering dianggap sebagai tanda anak mengantuk, padahal sebenarnya itu cara anak menunjukkan rasa nyeri pada telinganya.

“Kadang-kadang anak itu suka tarik-tarik kupingnya. Orang tua itu kadang-kadang salah. Bayinya kan garuk-garuk kuping, ngantuk. Tarik-tarik rambut, ngantuk. Tapi sebenarnya itu dia mau nunjukin kalau kupingnya itu nyeri,” ujar Dokter Spesialis Anak, dr. Kanya Ayu Paramastri, Sp.A, di Park Hyatt Menteng, Jakarta Pusat, Senin (10/11).

Tak sedikit kasus otitis media baru disadari ketika nanah keluar dari telinga anak. Pada tahap ini, proses infeksi sebenarnya sudah terjadi cukup lama.

Jika sudah ada cairan atau nanah keluar, itu berarti gendang telinga sudah pecah, sehingga nanah mengalir ke luar. Di momen ini, kata dr Kanya, biasanya orang tua mulai panik karena baru menyadari ada tanda bahaya dan segera mencari dokter anak atau dokter THT.

Ilustrasi telinga anak keluar cairan saat batuk pilek. Foto: kumparan

Padahal, gejala awalnya sudah tampak sebelumnya, yakni:

-Demam,

-batuk

-Pilek,

-Anak rewel atau menangis tanpa sebab jelas,

-Gerakan menggaruk, memukul, atau menarik telinga.

Penting untuk diketahui bahwa otitis media adalah kondisi yang sering menyertai batuk pilek pada anak, terutama pada balita dengan saluran telinga yang masih pendek dan mudah tersumbat.

“Kalau ada anak dengan batuk pilek, jangan lupa cek telinganya. Karena kejadian otitis media itu justru yang paling sering terjadi, menyertai kejadian batuk pilek pada anak,” tegas dr. Kanya.

kumparan post embed