Kumparan Logo

Yang Perlu Anda Perhatikan saat Memilih Sekolah Inklusi untuk Anak

kumparanMOMverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak belajar di sekolah Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak belajar di sekolah Foto: Shutterstock

Apakah anak Anda sudah memasuki usia siap masuk sekolah tahun ini, Moms? Jelang tahun ajaran baru, saat ini Anda mungkin tengah sibuk-sibuknya mencari informasi seputar sekolah anak.

Salah satu sekolah yang bisa Anda pilih adalah sekolah inklusi. Mengutip laman Sahabat Keluarga Kemdikbud, sekolah inklusi adalah sekolah biasa atau reguler yang menyediakan sarana dan prasarana serta guru pendamping untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) belajar bersama-sama dengan peserta didik normal atau yang tidak memiliki kebutuhan khusus.

Sekolah negeri di Indonesia telah dianjurkan untuk menerima ABK dan mendukung program inklusif. Namun selain sekolah negeri, sekolah swasta juga ada yang telah menyediakan program pendidikan inklusi atau biasa disebut sekolah inklusi.

Meski begitu, Anda tetap harus teliti saat memilih lho, Moms. Bila ingin mendaftarkan anak ke sekolah inklusi, lakukanlah survey sebelumnya dan cari informasi sebanyak-banyaknya. Pastikan, sekolah inklusi yang Anda pilih benar-benar menjalankan konsep-konsep inklusif yang sebenarnya. Apa saja misalnya?

  1. ABK belajar bersama dengan anak normal

Ilustrasi sekolah inklusi. Foto: Shutterstock

Di sekolah inklusi, ABK dan anak non-ABK belajar di ruangan yang sama. Ya Moms, lingkungan yang benar-benar inklusif adalah lingkungan di mana anak berkebutuhan khusus adalah anggota yang juga sepenuhnya aktif dalam proses belajar di kelas. Tak hanya untuk pendidikan olahraga, seni, atau musik, melainkan untuk semua mata pelajaran.

Sekolah inklusi yang Anda pilih harusnya menyediakan akses yang setara bagi ABK agar mereka bisa mendapat pendidikan di sekolah itu sama dengan siswa lainnya.

  1. ABK turut berpartisipasi dalam setiap kegiatan di sekolah

Ilustrasi sekolah inklusi. Foto: Shutterstock

Sekolah inklusi harusnya mengedepankan interaksi sosial antara seluruh siswa, guru, dan orang tua murid. Jadi, semua siswa ABK harus ikut dilibatkan dalam setiap kegiatan di sekolah.

Misalnya saja, ada pertandingan musik antar kelas yang digelar di sekolah anak Anda. Maka, semua anak di dalam kelas itu harus dilibatkan tanpa terkecuali. Anak tuna rungu yang punya gangguan pendengaran pun tidak boleh absen dalam kegiatan musik itu.

  1. Fasilitas sekolah harus mendukung ABK

Anak ABK di sekolah inklusi. Foto: Thinkstock

Anak berkebutuhan khusus juga harus mendapatkan haknya untuk bisa belajar dengan nyaman. Fasilitas dan kesadaran warga sekolah harusnya mendukung hal itu.

Misalnya saja ada siswa tuna daksa di sekolah anak Anda. Jika kelasnya ada di lantai 2, maka siswa di sekolah itu harusnya sudah punya kesadaran untuk membantu murid ABK itu naik ke atas kelasnya.

Guru-guru di sekolah inklusi biasanya juga telah mendapat pelatihan bagaimana mengajar dan menghadapi ABK tanpa membuat ABK maupun murid yang lainnya merasa dibedakan. Misalnya, Anda harus memahami bahwa mungkin saja guru di kelas anak Anda sesekali akan menggunakan bahasa isyarat, jika di dalam kelas si kecil ada siswa tuna rungu. Hal itu perlu dilakukan, agar semua siswa bisa mengikuti pelajaran di sekolah.

  1. Sekolah inklusi punya manfaat buat seluruh anak

Ilustrasi guru dan murid di sekolah inklusi. Foto: Thinkstock

Sekolah inklusi adalah sekolah reguler yang menyediakan sarana dan prasarana untuk siswa berkebutuhan khusus juga memberi tempat bagi ABK untuk bersekolah.

Di sekolah inklusi, ABK akan bersekolah bersama dengan anak non-ABK. Hal ini ternyata bermanfaat bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Berbaur dengan anak-anak 'biasa' bisa membuat ABK percaya diri. Sementara bagi anak non-ABK, kehadiran teman-temannya yang 'spesial' bisa membuat mereka belajar berempati dan menghargai perbedaan.

  1. ABK selalu disambut hangat di sekolah inklusi

Ilustrasi murid dan guru di sekolah inklusi. Foto: Thinkstock

Anak-anak berkebutuhan khusus selalu disambut di sekolah inklusi, terlepas dari kemampuan, usia dan kebutuhan personalnya. Sekolah inklusi adalah tempat di mana semua siswa harusnya bisa belajar dan berkembang.

Jika Anda yakin akan mendaftarkan anak Anda ke sekolah inklusi, sebagai orang tua Anda perlu mendukung proses pendidikan di sekolah itu semaksimal mungkin. Berikan pemahaman pada anak Anda tentang konsep sekolah inklusi dan cara berteman dengan anak-anak berkebutuhan khusus.

Yang tak kalah penting, Anda juga perlu memantau anak Anda mendapat pendidikan terbaik di sekolah itu dengan cara aktif berkomunikasi dengan guru dan berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan di sekolah anak.