Yang Perlu Dipahami Jika Ibu Ingin Berhenti Menyusui pada Malam Hari
·waktu baca 3 menit

Setiap ibu memiliki jadwal tersendiri dalam memberikan ASI pada bayinya. Salah satunya adalah pada malam hari. Ya Moms, terkadang bayi menangis pada malam hari dan minta menyusu. Namun beberapa ibu justru harus membangunkan si kecil yang terlelap untuk diberi ASI. Hal itu tak hanya mengganggu tidur bayi, tetapi juga ibu sendiri.
Seiring bertambah usia bayi, ibu mungkin berpikir apakah tidak masalah jika bayi tidak dibangunkan untuk menyusu pada malam hari. Hal itu mungkin saja bisa dilakukan, Moms. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipahami terlebih dahulu jika ingin berhenti menyusui bayi pada malam hari. Simak penjelasan berikut ini sebagaimana dikutip dari Verywell Family.
Kapan Mulai Berhenti Menyusui pada Malam Hari?
Menurut Deedee Franke, RN, BSN, IBCLC., dari Mercy Medical Center, waktu penyapihan pada malam hari sangat bergantung pada kondisi bayi dan kondisi keluarga. Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter.
“Ada banyak faktor yang perlu dinilai. Ini termasuk usia bayi, tahap perkembangan bayi, status kesehatan dan gizi bayi, dan bagaimana bayi saat ini tidur dan makan sepanjang hari dan malam serta bagaimana fungsi keluarga sebelum keputusan dibuat,” jelasnya.
Salah satu tanda bayi dapat disapih pada malam hari adalah berat badannya tetap bertambah meski tidak menyusu pada malam hari. Tanda lain yang perlu diperhatikan adalah kesiapan bayi untuk tidur sepanjang malam tanpa terbangun dan menangis. Menurut studi dari American Academy Pediatric, sekitar 27 – 57 persen anak usia 6 – 12 bulan sudah bisa tidur 6 – 8 jam pada malam hari
Jenis Penyapihan yang Bisa Dilakukan
Hal kedua yang perlu dipertimbangkan adalah menentukan jenis penyapihan pada malam hari. Ada dua jenis penyapihan yang umum dilakukan, yaitu secara bertahap dalam beberapa hari atau minggu dan menghentikannya secara langsung.
Para ahli umumnya akan menyarankan ibu untuk melakukannya secara bertahap agar ibu juga bisa menyesuaikan diri serta untuk mencegah kondisi tertentu, seperti payudara bengkak dan penurunan suplai ASI.
“Menyapih secara bertahap memberi Anda dan bayi Anda waktu untuk secara perlahan menyesuaikan diri dengan perubahan dan memungkinkan orang tua untuk berubah pikiran jika mereka memutuskan bahwa bayinya belum siap,” ungkap Franke.
Biasakan Bayi Tidur Secara Mandiri
Agar proses penyapihan pada malam hari berjalan lancar, ibu bisa coba membiasakan si kecil untuk tidur secara mandiri. Cara tersebut bisa dilakukan lebih dini, misalnya saja saat bayi masih berusia 4 bulan.
“Mulailah saat bayi berusia sekitar 4 bulan dengan menidurkan bayi dalam keadaan mengantuk tetapi tidak sepenuhnya tertidur, biarkan bayi terbiasa tertidur sendiri di tempat tidurnya. Itu akan membuat bayi lebih mudah tertidur sendiri ketika mereka terbangun di tengah malam,” jelas Melissa St. Germain, MD., dokter spesialis anak dan direktur medis Dokter Anak dan Perawatan Mendesak di Rumah Sakit Anak dan Pusat Medis di Omaha, Nebraska.
